Logo Header Antaranews Papua

Dinkes Jayapura petakan 149 kampung sasaran utama intervensi stunting

Rabu, 11 Februari 2026 16:42 WIB
Image Print
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Adi Kurniawan. ANTARA/Ardiles Leloltery

Sentani (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua memetakan 149 kampung di daerah setempat sebagai sasaran utama program intervensi penanganan stunting secara terpadu, di antaranya pemberian makanan tambahan (PMT) dan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kami juga memperketat pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil serta memberikan edukasi kepada pasangan yang baru menikah," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Adi Kurniawan di Sentani, Rabu.

Dia mengharapkan pendampingan secara berkelanjutan di tingkat kampung sebagai bagian dari upaya penanganan kasus tersebut, mampu mengubah pola asuh masyarakat dalam memenuhi standar gizi bagi anak.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura hingga Januari 2026 tercatat 688 anak masih mengalami stunting, tersebar di wilayah pembangunan I-IV.

Di wilayah pembangunan I terdapat 300 anak mengalami stunting, wilayah pembangunan II 72 anak, wilayah pembangunan III 159 anak, dan wilayah pembangunan IV 157 anak.

Dia menjelaskan angka ini menunjukkan bahwa wilayah perkotaan maupun pedesaan memiliki risiko kerentanan gizi yang merata.

"Sehingga saat ini kami fokus untuk memantau perkembangan anak-anak yang mengalami stunting secara berkala setiap bulan," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026