Logo Header Antaranews Papua

Pemkab Jayawijaya dorong pendidikan luar biasa bagi anak putus sekolah

Minggu, 15 Februari 2026 10:49 WIB
Image Print
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong pendidikan luar biasa bagi anak-anak putus sekolah di daerah itu guna memperoleh pendidikan cukup untuk bekal di masa depan.

Sebanyak 50 anak jalanan dikirim oleh Pemkab Jayawijaya untuk dididik karakter, akhlak, mental, dan spiritual di Yogyakarta dan Semarang.

Wakil Bupati (Wabup) Jayawijaya Ronny Elopere di Wamena, Sabtu, mengatakan anak-anak jalanan yang dikirim ke Yogyakarta dan Semarang tidak hanya berasal dari Jayawijaya, tetapi juga tujuh kabupaten lainnya dan program itu telah berjalan sejak tahun 2025.

“Kami pastikan program seperti ini terus berlanjut pada tahun ini sehingga anak-anak putus sekolah memperoleh pendidikan yang baik,” katanya.

Menurut dia, anak-anak jalanan yang masuk dalam program ini dan dikirim ke Yogyakarta dan Semarang berasal dari Kabupaten Nduga, Lanny Jaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, Pegunungan Bintang, Yahukimo, dan Yalimo.

“Saya bersama pak bupati memiliki program lima tahun ke depan mengenai pendidikan yang layak bagi anak-anak putus sekolah, dan program itu telah terealisasi dengan mengirimkan 50 anak ke Yogyakarta dan Semarang,” ujarnya.

Dia menjelaskan pengiriman anak jalanan ke dua daerah di Pulau Jawa untuk memberikan kesempatan serta harapan baru bagi mereka untuk menjadi generasi terbaik daerah ini.

“Kami tidak membedakan anak-anak putus sekolah itu, kami rekrut semuanya untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi mereka sehingga bisa bermanfaat kelak di masa depan,” katanya.

Dia menambahkan, pengiriman 50 anak jalanan merupakan program nyata lima tahun ke depan dan telah terealisasi atau berjalan pada 100 hari kerja pertama.

“Saya dan bapak bupati memiliki harapan besar bagi anak-anak ini supaya menjadi orang sukses di masa depan. Makanya kami kirim untuk memperoleh pendidikan karakter, disiplin, akhlak dan keterampilan di Yogyakarta dan Semarang,” ujarnya.

Dia memastikan program pendidikan bagi anak-anak putus sekolah ini masih terus dilakukan untuk memberikan harapan besar bagi mereka meraih cita-cita di masa depan.

“Kami berharap anak jalanan memiliki harapan seperti anak-anak pada umumnya sehingga mereka memiliki masa depan cerah dan lebih baik,” katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026