Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua Pegunungan pastikan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan

Senin, 16 Februari 2026 12:06 WIB
Image Print
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Papua Pegunungan Yanius Y Telenggen diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) melalui Dinas Sosial setempat memastikan tahapan pembangunan Sekolah Rakyat di daerah itu telah berjalan sejak 2025.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Papua Pegunungan Yanius Y Telenggen dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu, mengatakan Kampung Irliga, Distrik Bpiri, Kabupaten Jayawijaya direncanakan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

“Lokasi Sekolah Rakyat itu telah ditinjau oleh pihak Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI untuk melakukan pengukuran dan tahapan awal lainnya,” katanya.

Dia menjelaskan tahapan pembangunan Sekolah Rakyat di Papua Pegunungan, yakni penentuan lokasi yang sudah ada, selanjutnya pemantauan langsung oleh kementerian teknis untuk persetujuan lokasi itu.

“Seandainya semua berjalan baik maka pihaknya akan mendorong segera diterbitkannya sertifikat tanah untuk menjadi landasan hukum pembangunan ke depan,” ujarnya.

Dia menjelaskan setelah sertifikat di atas lahan seluas tujuh hektare selesai diterbitkan maka pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah atau OPD teknis akan melakukan kajian lingkungan hidup.

“Setelah kajian lingkungan hidup berjalan baik maka akan diusulkan ke pemerintah pusat untuk menurunkan anggaran pembangunan Sekolah Rakyat,” katanya.

Dia berharap, prosesnya berjalan cepat sehingga pembangunan Sekolah Rakyat sebagai percontohan di Papua Pegunugan segera berjalan dalam tahun ini.

“Kami tahu manfaatnya sangat besar dengan adanya Sekolah Rakyat dalam membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan generasi muda Indonesia khususnya Papua Pegunungan yang dikategorikan ekonomi lemah. Kami berharap pembangunan dapat dilakukan tahun ini, sehingga segera dioperasikan,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026