Logo Header Antaranews Papua

KSOP Jayapura uji petik sembilan kapal guna kesiapan Lebaran 2026

Kamis, 19 Februari 2026 13:32 WIB
Image Print
Salah satu kapal perintis yang dilakukan uji petik oleh KSOP Jayapura, di Pelabuhan Jayapura, Papua pada beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO-KSOP Jayapura)

Jayapura (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura melakukan uji petik terhadap sembilan kapal yang berpangkalan di Pelabuhan Jayapura guna memastikan kesiapan angkutan laut menjelang Lebaran 2026.

Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas II Jayapura, Cicilia Warsini, di Jayapura, Kamis, mengatakan uji petik tersebut dilaksanakan berdasarkan Instruksi Dirjen Perhubungan Laut Nomor 1 Tahun 2026 tentang pelaksanaan uji kelaiklautan kapal dalam rangka angkutan laut Lebaran.

“Pelaksanaan uji petik berlangsung mulai 19 Januari hingga 19 Februari 2026. Tujuannya untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kelaiklautan kapal terpenuhi sebelum melayani masyarakat,” katanya.

Menurut Cicilia, sembilan kapal yang diuji terdiri atas tujuh kapal perintis milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) dan dua kapal swasta.

“Tujuh kapal perintis tersebut yakni KM Sabuk Nusantara 81, KM Sabuk Nusantara 58, KM Sabuk Nusantara 100, KM Sabuk Nusantara 29, KM Sabuk Nusantara 45, Kapal Penyeberangan Etofili, dan Kapal Penyeberangan Emfote. Sementara dua kapal swasta yang turut diuji yakni KM Cantika Lestari 77 dan KM Cantika Lestari 88,” ujarnya.

Dia menjelaskan dari hasil uji petik menunjukkan sebagian kapal sempat ditemukan kekurangan minor, seperti masa berlaku perlengkapan keselamatan berupa jaket pelampung dan baterai, serta perbaikan ringan pada mesin dan peralatan pemadam kebakaran di ruang mesin.

“Karena sifatnya minor, kami berikan waktu sekitar tiga hingga empat minggu untuk dilakukan perbaikan,” katanya lagi.

Dia menambahkan uji petik dilakukan lebih awal agar terdapat waktu bagi operator kapal melakukan pembenahan sebelum masa angkutan Lebaran dimulai. Untuk periode angkutan laut Lebaran biasanya berlangsung mulai H-15 hingga H+15 Lebaran, meski petunjuk teknis resmi masih menunggu instruksi lanjutan dari pemerintah pusat.

“Uji petik di Jayapura difokuskan pada kapal perintis dan kapal penyeberangan yang melayani wilayah pesisir serta daerah terpencil di Papua. Sementara kapal besar milik PT Pelni umumnya menjalani uji petik di pelabuhan kelas utama atau kelas I seperti Surabaya dan Makassar,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026