
DMI Papua Pegunungan sebut 40 masjid berstatus aman untuk ibadah Ramadhan

Wamena (ANTARA) - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Pegunungan menyatakan 40 masjid di wilayah itu digunakan umat Muslim untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah dengan aman.
Ketua Wilayah DMI Papua Pegunungan Yoyo Iwik Sriyoto di Wamena, Kamis, mengatakan 40 masjid yang berada delapan kabupaten di provinsi itu telah digunakan umat untuk melaksanakan ibadah, salah satunya Shalat Tarawih perdana pada Ramadan 1447 Hijriah dengan aman pada Rabu (18/2).
“Koordinasi kami dengan pengurus masjid di seluruh wilayah Papua Pegunungan yang terdiri dari delapan kabupaten, telah melaksanakan Shalat Tarawih secara berjamaah dengan aman dan tertib,” katanya.
Ia menyebut masjid yang terdata saat ini di Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Jayawijaya sebagai Ibu kota provinsi itu, berjumlah 26 masjid, terdiri atas delapan masjid di dalam Kota Wamena dan 18 lainnya tersebar di daerah pinggiran atau perkampungan.
Sebanyak tujuh kabupaten lain memiliki masing-masing kurang lebih dua masjid yang dipergunakan untuk shalat lima waktu dan shalat sunah lainnya.
“Hampir sebagian besar masjid di wilayah tujuh kabupaten seperti Nduga, Lanny Jaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, Yahukimo, Yalimo, Pegunungan Bintang berada di kompleks kodim dan polres. Alhamdulillah, informasi terkini sesuai komunikasi yang kami lakukan situasi di daerah terbilang aman sehingga umat Muslim dapat melaksanakan ibadah dengan baik,” ujarnya.
Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Ramadhan, pihaknya juga meningkatkan komunikasi dengan berbagai tokoh agama Kristen, Katolik, adat, pemuda, perempuan supaya situasi tetap terkendali.
“Kami dari DMI terus melakukan koordinasi dengan tokoh agama Kristen dari berbagai denominasi, Katolik, adat, pemuda dan perempuan supaya diharapkan Ramadhan tahun ini bisa dilaksanakan ibadah oleh umat Muslim di delapan kabupaten dengan baik dan lancar,” katanya.
Meskipun situasi kamtibmas terbilang mantap, dia mengingatkan umat Muslim di delapan kabupaten di daerah itu tetap waspada melaksanakan Shalat Tarawih dan Shalat Subuh secara berjamaah di masjid.
“Kami juga tidak henti-hentinya mengimbau supaya umat Muslim Papua di wilayah Papua Pegunungan dapat terus waspada saat melakukan aktivitas ibadah selama bulan suci Ramadhan,” ujarnya.
Selama Ramadhan, DMI Papua Pegunungan bersama organisasi Islam lainnya, memiliki program untuk umat Muslim setempat yang tinggal di perkampungan Kabupaten Jayawijaya memperoleh bahan kebutuhan pokok melalui pengumpulan bahan tersebut dari jamaah.
“Tujuannya dari pengumpulan bapok (bahan kebutuhan pokok) ini supaya umat Muslim asli Kabupaten Jayawijaya bisa memperoleh makanan baik untuk sahur maupun buka puasa dengan baik tanpa adanya kekurangan selama menjalankan ibadah puasa,” katanya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
