Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua pegunungan dorong penanganan stunting delapan kabupaten

Minggu, 22 Februari 2026 07:53 WIB
Image Print
Plt Kepala DP2KB Papua Pegunungan Isak Yikwa diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) setempat mendorong penanganan prevalensi stunting di delapan kabupaten.

Plt Kepala DP2KB Papua Pegunungan Isak Yikwa di Wamena, Sabtu, mengatakan angka prevalensi stunting di Papua Pegunungan masih cukup tinggi sehingga perlu penanganan optimal.

"Angka prevalensi stunting masih berada di angka 37,5, dan ini masih terbilang tinggi sehingga membutuhkan kerja-kerja nyata dan koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) dalam penanganannya," katanya.

Menurut dia, di wilayah Papua Pegunungan yang angka prevalensi stunting masih cukup tinggi di antaranya Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo dan Nduga.

"Koordinasi dengan ketiga daerah itu terus dilakukan untuk sama-sama dengan pemerintah provinsi menangani secara optimal stunting di tiga kabupaten itu," ujarnya.

Dia menjelaskan OPD ini baru, tahun lalu masih bergabung dengan dinas kesehatan dan telah memprogram makanan bergizi tambahan bagi delapan kabupaten.

"Tahun lalu kami masih mengirimkan makanan tambahan ke delapan kabupaten untuk membantu menekan angka stunting. Semoga program tersebut masih berjalan di tahun ini sehingga anak-anak delapan kabupaten yang kekurangan gizi bisa terbantu," katanya.

Dia menambahkan program penanganan prevalensi stunting menjadi prioritas supaya membantu mensukseskan Indonesia Emas 2045.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026