
36 UMKM terlibat dalam Festival Imlek 2577 di Kota Jayapura

Jayapura (ANTARA) - Sebanyak 36 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dilibatkan dalam pelaksanaan Festival Imlek 2577 Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Jayapura selama delapan hari atau 24 Februari hingga 3 Maret 2026.
Ketua PSMTI Kota Jayapura Teddy Purwanto di Jayapura, Rabu, mengatakan Festival Imlek ini diselenggarakan dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada tahun kuda api yang melambangkan energi, keberanian, pergerakan cepat, peluang terbuka luas, terutama pada sektor perdagangan, pembangunan energi, dan usaha yang menuntut ketegasan dan ketepatan mengambil keputusan.
"Tahun kuda api ini juga membawa dinamika perekonomian yang bertumbuh, namun diperlukan persaingan dan perubahan," katanya.
Menurut Teddy, pihaknya mengingatkan kepada masyarakat yang perlu dijaga di tahun kuda api ini adalah keseimbangan, jangan gegabah, kendalikan emosi, perkuat kerja sama, tetap disiplin, dan penuh kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.
"Kami mengharapkan energi besar tahun kuda api dapat diubah menjadi kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat," ujarnya.
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengatakan pelaksanaan Festival Imlek sangat baik karena memberikan ruang bagi masyarakat khususnya pelaku UMKM.
"Ungu itu kami mendukung kegiatan keagamaan yang melibatkan UMKM karena ini juga mempererat persaudaraan di Kota Jayapura," katanya.
Dia menambahkan Festival Imlek dapat membantu peningkatan pendapatan UMKM apalagi dalam momentum pelaksana ibadah puasa.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
