Logo Header Antaranews Papua

Pelindo perkuat peran Pelabuhan Jayapura sebagai gerbang ekspor

Jumat, 27 Februari 2026 17:30 WIB
Image Print
Aktivitas bongkar muat yang ada di Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, Papua. (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Jayapura memperkuat peran pelabuhan sebagai pintu gerbang perdagangan internasional melalui transformasi layanan dan peningkatan kinerja operasional.

Terminal Head Peti Kemas Jayapura Agus Setiawan Nazar di Jayapura, Jumat, mengatakan penguatan tersebut dilakukan melalui digitalisasi sistem pelayanan serta percepatan proses bongkar muat barang.

"Salah satu langkah yang diterapkan yakni penggunaan sistem Single Truck Identification Data (STID) yang terintegrasi dengan barcode untuk memudahkan identifikasi kendaraan angkutan barang di area terminal," katanya.

Menurut Agus, dengan sistem tersebut perusahaannya dapat mengetahui nomor pelacakan truk secara jelas karena telah terintegrasi dengan barcode yang sudah ada sebelumnya, sehingga pelayanan menjadi lebih tertib dan transparan.

"Penerapan STID merupakan bagian dari transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi serta mendukung kelancaran arus logistik di Pelabuhan Jayapura," ujar dia.

Ia menjelaskan selain digitalisasi, Pelindo juga berhasil memangkas waktu pelayanan bongkar muat. Jika sebelumnya proses tersebut memakan waktu 28 hingga 30 jam, kini dapat diselesaikan rata-rata dalam 12 jam.

“Percepatan ini menjadi komitmen kami dalam meningkatkan produktivitas terminal dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengguna jasa,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan peningkatan layanan tersebut turut berdampak pada aktivitas ekspor di Terminal Peti Kemas Jayapura di mana Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 73 kontainer ekspor telah dilayani terdiri atas 72 kontainer kayu olahan tujuan Shanghai dan satu kontainer ikan olahan tujuan Amerika Serikat.

"Melalui berbagai langkah tersebut, kami sangat optimistis pelabuhan di wilayah itu semakin kompetitif dan mampu mendorong pertumbuhan perdagangan luar negeri, khususnya komoditas unggulan dari Papua," ujar dia.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026