
Pemkab Jayapura usulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di pesisir Danau Sentani

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua mengusulkan pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di kawasan pesisir Danau Sentani sebagai upaya meningkatkan pemberdayaan masyarakat nelayan budidaya di wilayah tersebut.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jayapura Rahma Basri di Jayapura, Minggu mengatakan usulan tersebut disampaikan bersamaan dengan program pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih yang sedang didorong oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Selain kampung nelayan di wilayah pesisir pantai, kami juga mengusulkan kampung nelayan di kawasan Danau Sentani karena masyarakat di sana banyak yang berprofesi sebagai nelayan budidaya,” katanya.
Menurut Rahma, Kabupaten Jayapura memiliki potensi perikanan yang besar, baik di wilayah pesisir maupun di kawasan Danau Sentani yang dikenal luas dan kaya sumber daya ikan.
"Pemerintah daerah sebelumnya telah mengusulkan sebanyak 14 kampung nelayan untuk masuk dalam program Kampung Nelayan Merah Putih tahap awal dan semoga dari usulan tersebut ada di kawasan pesisir," ujarnya.
Dia menjelaskan dari 14 kampung yang diusulkan di mana sementara dilakukan survei oleh tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang didampingi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura.
"Dam dari hasil survei tersebut terdapat beberapa kampung yang masyarakatnya telah menyatakan dukungan terhadap program tersebut, termasuk menyiapkan dokumen penyerahan lahan untuk pembangunan sarana pendukung," katanya lagi.
Dia menambahkan usulan pengembangan perikanan di kawasan Danau Sentani juga telah masuk dalam rencana induk pembangunan perikanan nasional sehingga diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat dalam pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Jayapura.
“Danau Sentani memiliki potensi besar baik dari jenis ikan maupun habitatnya, sehingga jika dikelola dengan baik akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
