
Pemkab dukung suksesnya Program Satu Data Indonesia di Jayawijaya

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendukung kesuksesan program nasional Satu Data Indonesia (SDI) di daerah setempat, salah satunya melalui Forum Satu Data Kabupaten Jayawijaya yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayawijaya Tinggal Wusono dalam keterangan di Wamena, Selasa, mengatakan untuk memperkuat Program SDI tahun 2026 pihaknya bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayawijaya.
"Kami berharap kehadiran BPS dapat memberikan pencerahan terkait data-data tekstoral yang ada di pemerintahan daerah yang dibutuhkan dalam Program SDI," katanya.
Dia meminta kepada seluruh OPD di lingkungan Pemkab Jayawijaya untuk dapat menyiapkan data-data yang nantinya digunakan dalam Program SDI.
"Kami sudah meminta kepada seluruh OPD untuk menyiapkan data-data sesuai tugas pokok mereka untuk nantinya dipakai dalam SDI," ujarnya.
Dia menjelaskan keseriusan ini menjadi komitmen Pemkab Jayawijaya untuk mensukseskan program nasional SDI di daerah ini.
"Ini menjadi komitmen kami dalam mendukung data terintegrasi dari pusat hingga daerah yang dikemas dalam Satu Data Indonesia," katanya.
Dia menambahkan data-data yang terkumpul dari setiap OPD di lingkup Pemkab Jayawijaya nantinya dimasukkan dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).
"Data-data ini akan digunakan secara baik dan terukur oleh pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat, karena telah termuat dalam satu sistem yang dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Dia menyebut yang bertanggung jawab terhadap data-data di setiap OPD adalah kepala dinas dan yang memasukkan data ke dalam aplikasi SIPD adalah kepala subbagian program.
"Kasubag program yang bertanggung jawab bagaimana data-data OPD-nya dapat dipublikasikan secara baik, sehingga yang melihatnya pun tidak kesulitan dalam memahami data-data itu," katanya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
