Logo Header Antaranews Papua

Polres Jayawijaya dalami penemuan 167 pohon ganja di Distrik Hubikiak

Senin, 16 Maret 2026 12:54 WIB
Image Print
Personel Satuan Narkoba Polres Jayawijaya Ketika merilis penamuan barang bukti 167 pohon ganja yang berhasil diamankan dari dua distrik di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.ANTARA/HO-Humas Polres Jayawijaya.

Wamena (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Papua Pegunungan mendalami penemuan 164 pohon ganja di Distrik Hubikiak, Kabupaten Jayawijaya guna mengungkap pemiliknya.

Kapolres Jaawijay AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara dalam keterangan yang diterima di Wamena, Senin mengatakan pihaknya mengamankan pohon ganja tersebut di dua distrik Kabupaten Jayawiya dan sedang mendalami pemilik dari bahan adiktif tersebut.

"Kami mengamankan 164 pohon ganja yang berada di jalan SD Percobaan Distrik Hubikiak dan tiga pohon ganja yang berada di Distrik Assologaima. Kami sedang mencari tahu pemilik dari pohon ganja yang ditanam itu," katanya.

Menurut dia, penemuan pohon ganja di dua distrik tersebut tidak lepas dari dukungan atau informasi masyarakat sehingga aparat kepolisian bisa menemukan pohon ganja yang ditanam itu.

"Personel Satuan Narkoba mendapati laporan dari Polsek Wamena Kota bahwa adanya laporan dari masyarakat yang mengatakan ada tanaman pohon ganja yang berada di jalan SD Percobaan Distrik Hubikiak, selanjutnya Kasat Narkoba Iptu JB Saragih bersama personel Satuan Narkoba dipimpinnya menuju ke tempat kejadian perkara (TKP)," ujarnya.

Dia menjelaskan selanjutnya pihaknya kembali memperoleh informasi dari Polsek Assologaima bahwa adanya laporan dari masyarakat yang mengatakan ada tanaman pohon ganja yang berada di Distrik Assologaima.

"Informasi itu langsung ditindaklanjuti oleh Kasat Narkoba dengan mendatangi lokasi untuk membuktikan kebenaran informasi itu," katanya.

Dia menambahkan setelah mendatangi kedua TKP, memang benar terdapat pohon ganja yang ditanam. Namun pemiliknya masih belum diketahui dan dalam penyelidikan.

"Untuk identitas pemilik ganja masih kami lakukan pendalaman dan penyelidikan. Kami membutuhkan dukungan masyarakat untuk membantu mengungkap pemilik ganja-ganja tersebut," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026