Logo Header Antaranews Papua

PLN Papua buka 64 posko siaga selama libur Nyepi dan Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 08:26 WIB
Image Print
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar saat melakukan kunjungan pada salah satu posko siaga di Tanah Papua. (ANTARA/HO- PLN Papua)

Jayapura (ANTARA) - PT PLN (Persero) membuka sebanyak 64 posko siaga guna memastikan keandalan pasokan listrik selama masa libur Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Tanah Papua.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, di Jayapura Selasa, mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan sistem pengamanan berlapis pada 126 lokasi prioritas yang meliputi tempat ibadah hingga pusat-pusat keramaian.

“Sebanyak 64 posko siaga ini dilakukan di seluruh wilayah kerja kami sehingga jika ada kendala atau gangguan dapat langsung menghubungi posko terdekat," katanya.

Menurut Diksi, selain itu, sebagai langkah antisipasi, PLN juga menyiapkan sejumlah sumber pasokan listrik alternatif berupa 34 unit gardu bergerak (UGB), 16 unit uninterruptible power supply (UPS), enam unit kabel bergerak (UKB), unit kabel dan kubikel bergerak (UKKB), serta 74 mobile genset.

"Dalam menghadapi rangkaian perayaan hari besar keagamaan tersebut kami terus memperhatikan seluruh aspek mulai dari kesiapan sistem pembangkit, peralatan kerja, hingga keamanan dan prosedur operasional di lapangan," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk memastikan kesiapan tersebut, PLN juga telah menggelar apel siaga di seluruh unit kerja guna mengecek kondisi personel dan kelayakan peralatan yang digunakan.

"Selain itu, berbagai langkah mitigasi juga dilakukan seperti inspeksi penyulang, memastikan ketersediaan bahan bakar pembangkit, hingga penyisiran jaringan serta pemangkasan dahan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik," katanya lagi.

Dia menambahkan berbagai upaya mitigasi dilakukan PLN apabila ada gangguan yang tidak dapat terhindarkan dengan memaksimalkan peran sistem outage management pada command center.

"Kami juga memproyeksikan beban puncak kelistrikan di enam provinsi di Tanah Papua saat momentum Idul Fitri mencapai 337,2 megawatt (MW), sementara daya mampu pembangkit mencapai 538,2 MW," ujarnya lagi.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026