
Kemenag Papua siapkan tim pengamatan hilal jelang Idul Fitri 1447 Hijriah

Jayapura (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua menyiapkan tim pengamatan hilal dalam rangka penentuan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri.
Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Muslimin Yalipele, di Jayapura,Rabu mengatakan pelaksanaan rukyatul hilal merupakan bagian dari tuntunan syariat dalam menetapkan awal bulan Hijriah.
"Pada Selasa (10/3) kami telah melakukan rapat koordinasi terkait penentuan awal bulan Syawal karena dalam penetapan tersebut memerlukan metode dan peralatan yang mendukung pengamatan posisi hilal secara langsung," katanya.
Menurut Muslimin, apalagi ini berkaitan dengan tuntutan syariah, maka untuk menyatakan ketetapan tersebut harus menggunakan alat yang dapat membantu melihat posisi hilal.
"Waktu pelaksanaannya sudah ditentukan, sehingga kami tinggal mengatur siapa yang akan melaksanakan dan di mana tempat pengamatannya,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi yang melibatkan unsur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, tim falakiyah, serta Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura guna menyepakati teknis pelaksanaan pengamatan.
"Pada rapat tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan rukyatul hilal dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan laporan yang akurat sebagai bahan pertimbangan dalam penetapan awal Syawal," katanya lagi.
Dia menambahkan oleh sebab itu koordinasi ini penting agar pelaksanaan pengamatan hilal berjalan lancar dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
"Dan berdasarkan informasi awal dari BMKG, pengamatan hilal di wilayah Papua akan direncanakan pada 19 Maret bertempat di Merauke. Meski begitu kondisi hilal diperkirakan masih sangat tipis sehingga berpotensi sulit terlihat, namun pengamatan tetap akan dilakukan sebagai bagian dari prosedur penetapan awal bulan Hijriah," ujarnya
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
