
Polres Keerom lakukan pengawasan bahan pokok di wilayah Arso

Jayapura (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Keerom, Papua melakukan pengawasan harga bahan pokok dan stok komoditas pangan di pasar tradisional maupun ritel modern di wilayah Arso.
"Pengawasan bahan pokok ini tentunya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah ini," kata Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny L. Sohilait dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Kamis.
Menurut Jetny, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut pihaknya tidak hanya melakukan pemantauan harga bahan pokok tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pedagang guna memperoleh informasi terkait dengan pendistribusian barang ke wilayah tersebut.
Dia menjelaskan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan diketahui harga sejumlah komoditas masih bervariasi seperti harga beras premium berkisar Rp15.650 per kilogram dan beras medium Rp15.200 per kilogram.
"Sedangkan minyak goreng premium dijual dengan harga Rp22 ribu per liter, gula pasir Rp19 ribu per kilogram, dan daging ayam Rp50 ribu per kilogram," ujarnya.
Dia menambahkan kemudian pada komoditas lain seperti telur dijual dengan harga Rp38.500 per kilogram, cabai rawit Rp140 per kilogram, cabai keriting Rp60 ribu per kilogram, bawang merah Rp45 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp50 ribu per kilogram.
"Tingginya harga cabai rawit dan telur disebabkan keterbatasan stok serta belum optimal pasokan dari petani dan peternak," katanya lagi.
Dia menambahkan pengawasan harga bahan pokok yang dilakukan Polres Keerom merupakan langkah preventif dan rutin dalam menjaga kestabilan harga barang serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.
"Kami akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pergerakan harga bahan pokok guna mencegah adanya praktik penimbunan maupun permainan harga oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
