
Bulog Papua berharap perubahan cuaca tidak hambat produksi padi petani Merauke

Jayapura (ANTARA) - Perum Bulog Kanwil Papua berharap perubahan cuaca tidak menghambat produksi padi yang ditanam petani di Merauke Provinsi Papua Selatan .
"Kami berharap cuaca tidak mempengaruhi hasil panen padi yang ditanam petani di Merauke mengingat pola tanam yang tidak mengenal musim seperti halnya di Pulau Jawa," kata Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari kepada ANTARA, Selasa di Jayapura.
Diakui, saat ini cuaca sedang tidak bersahabat sehingga produksi padi tidak melimpah seperti tahun 2025.
Saat ini beras yang dibeli dari petani di Merauke tercatat 1.176 ton, sementara periode yang sama tahun 2025 beras yang dibeli mencapai 5.000 ton.
"Menurunnya penyerapan beras itu yang dibeli Bulog Merauke diduga produksi menurun karena faktor cuaca," kata Ahmad Mustari.
Menurutnya, walaupun beras yang dibeli masih sedikit namun pihaknya optimis bila target pembelian beras sebanyak 27 ribu ton dapat terealisasi.
Beras yang diproduksi petani Merauke itu dibeli berasal dari enam distrik di Kabupaten Merauke dan disalurkan kembali untuk memenuhi kebutuhan di berbagai wilayah di Provinsi Papua Selatan .
"Bulog sendiri siap menampung beras hasil petani berapapun banyaknya," kata Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari.
Diakui, Merauke saat ini menjadi salah satu pemasok beras dalam negeri selain Makassar dan Jawa Timur.
"Mudah-mudahan walaupun cuaca yang sering tidak menentu namun diharapkan produksi melimpah sehingga target tercapai," harap Ahmad Mustari.
Pewarta : Evarukdijati
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
