
Pemprov Papua Pegunungan pastikan program WFH tak kurangi capaian kinerja

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) memastikan work from home (WFH) atau penerapan sistem kerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN) di daerah setempat tak mengurangi capaian kinerja.
Gubernur Papeg John Tabo dalam keterangan tertulis di Wamena, Jumat, mengatakan kebijakan baru mengenai WFH untuk menghemat energi dan BBM bagi ASN di seluruh tanah air termasuk di Papua Pegunungan.
“Pada prinsipnya kami pemerintah daerah mendukung penuh kebijakan WFH sebagaimana hasil pertemuan dengan Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk. Dan program ini kami pastikan berjalan baik tanpa mengurangi capaian yang akan dicapai,” katanya.
Menurut dia, penerapan WFH akan mulai dilaksanakan pada bulan April 2026 untuk mendukung program dan kebijakan pemerintah pusat di daerah.
“Kami akan mulai melaksanakan atau menerapkan program WFH pada Jumat 10 April 2026 sesuai ketentuan yang diberikan,” ujarnya.
Dia memastikan, untuk WFH di lingkungan Pemprov Papua Pegunungan intensifkan mulai dilaksanakan pada Minggu kedua April 2026.
“Organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemprov Papua Pegunungan akan bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab yang disesuaikan dengan kebijakan WFH,” katanya.
Dia menambahkan program kerja yang telah disusun atau direncanakan tetap harus berjalan optimal di tengah pembatasan jam kerja atau aturan baru bekerja dari rumah.
“Kami berharap pimpinan-pimpinan OPD dapat mengatur manajemen pekerjaan secara baik sehingga aturan ini tidak menghalangi capaian kinerja yang telah dibebankan,” ujarnya.
Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dan jajaran melakukan rapat virtual dengan Wakil Menteri Dalam Negeri RI Ribka Haluk membahas mengenai kebijakan terbaru WFH bagi ASN guna menghemat energi dan bahan bakar minyak (BBM).
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
