Logo Header Antaranews Papua

Dukcapil Kabupaten Jayapura perkuat koordinasi untuk pemutakhiran data

Selasa, 14 April 2026 14:21 WIB
Image Print
Foto bersama setelah analisis diseminasi data terkait pendaftaran penduduk dan perkembangan penduduk orang asli Papua oleh Dukcapil Kabupaten Jayapura, di Jayapura, Senin (13/4/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkab Jayapura

Jayapura (ANTARA) - Dinas Kependudukan dam Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayapura memperkuat koordinasi dengan kepala kampung dan distrik serta RT/RW untuk melakukan pemutakhiran data kependudukan tahun ini.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura Yusuf Yambe Yabdi dalam keterangannya di Jayapura, Senin, mengatakan administrasi kependudukan merupakan basis utama dan penting bagi pembangunan tetapi juga untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik pada unsur kependudukan.

"Sehingga kami berharap agar dinas terkait dapat menginventarisir semua dokumen kependudukan masyarakat yang diterbitkan secara manual bisa dilakukan konversi ke dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK)," katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dukcapil Kabupaten Jayapura Yorem Wanimbo mengatakan pendataan difokuskan pada data Orang Asli Papua (OAP) agar penyaluran bantuan sosial dan program pemerintah tepat sasaran.

"Dengan pendataan ini kami ingin memastikan hak masyarakat asli Papua benar-benar diterima khususnya masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Dia menjelaskan pembauran data kependudukan merupakan lanjutan dari penetapan data triwulan pertama tahun ini yang dilakukan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura.

"Kami juga akan melaksanakan kegiatan jemput bola dengan turun langsung ke distrik untuk membantu masyarakat dalam kepengurusan administrasi kependudukan," ujarnya.

Dia menambahkan langkah ini dilakukan guna mengurangi beban biaya masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman atau distrik terjauh untuk datang ke kantor dukcapil guna mengurusi administrasi kependudukan.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026