Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua minta KONI fokus pembinaan menuju PON 2027

Kamis, 16 April 2026 09:50 WIB
Image Print
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait saat membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua 2026 bertempat Kota Jayapura, Papua, Rabu (15/4). (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat untuk memfokuskan pembinaan atlet secara berkelanjutan sebagai langkah menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2027.

Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, di Jayapura, Rabu, mengatakan pembinaan atlet harus dilakukan sejak usia dini dengan sistem yang terarah dan berkesinambungan.

"Peningkatan prestasi olahraga tidak bisa dicapai secara instan, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, pelatih, dan atlet," katanya saat memberikan arahan pada Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua 2026 di Kota Jayapura, Rabu.

Menurut Chistian, untuk itu ke depan, perlu langkah-langkah strategis untuk meningkatkan prestasi olahraga secara berkelanjutan, termasuk pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta penguatan organisasi.

"Sehingga penetapan target yang jelas juga menjadi kunci dalam mendorong capaian prestasi, termasuk upaya membawa Papua kembali masuk dalam peringkat 10 besar pada ajang PON mendatang," ujarnya.

Dia menjelaskan selain itu pihaknya menilai berbagai capaian atlet Papua selama ini merupakan hasil kerja keras bersama yang perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan.

"Kami juga terus mendukung program pembinaan yang dilakukan KONI, termasuk melalui kebijakan dan dukungan anggaran yang tepat sasaran," katanya lagi.

Dia menambahkan dengan persiapan yang matang, diharapkan atlet Papua mampu meningkatkan daya saing dan meraih prestasi optimal pada PON 2027 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Ketua KONI Papua, Kenius Kogoya, mengatakan pentingnya Rakerprov sebagai momentum merumuskan strategi peningkatan prestasi olahraga di Papua.

"Olahraga tidak hanya berfungsi sebagai sarana kesehatan, tetapi juga sebagai alat pemersatu bangsa sekaligus pembentuk karakter generasi muda," katanya.

Menurut Kenius, karena itu kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang kuat dan berkarakter. Sehingga harus menyiapkan atlet sejak usia dini melalui pembinaan yang berkelanjutan.

"Terdapat tiga pilar utama pembangunan olahraga, yakni olahraga pendidikan, olahraga masyarakat atau rekreasi, dan olahraga prestasi. Kami menekankan bahwa KONI memiliki tanggung jawab besar dalam pengelolaan olahraga prestasi," ujarnya



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026