Logo Header Antaranews Papua

Polres Jayawijaya dalami kasus penikaman di Pasar Jibama Wamena

Jumat, 17 April 2026 08:49 WIB
Image Print
Barang bukti berupa baju dan sebilah parang yang diamankan aparat Polres Jayawijaya dalam kasus penikaman di Pasar Tradisional Jibama Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.ANTARA/HO-Humas Polres Jayawijaya.

Wamena (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Papua Pegunungan mendalami kasus penikaman di Pasar Tradisional Jibama Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan guna mengungkap motif penganiayaan tersebut.

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara di Wamena, Kamis mengatakan pihaknya mendalami peristiwa penikaman yang mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi di Pasar Tradisional Jibama, Wamena.

“Kami dari kepolisian dalam hal ini jajaran Polsek Kawasan Bandara Wamena yang menerima laporan, dengan segera melakukan langkah-langkah penyelidikan, termasuk mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau dan mengambil keterangan dari para saksi,” katanya.

Menurut dia, korban diketahui bernama Nerlus Wenda, berasal dari Kabupaten Lanny Jaya, Papua. Hingga saat ini, identitas lengkap korban masih dalam pendataan pihak berwenang.

”Kami telah melakukan upaya hukum dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mengambil keterangan saksi-saksi, dan melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya.

Dia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, peristiwa tragis tersebut bermula saat korban dan pelaku serta bersama beberapa rekannya sedang mengomsumsi minuman keras di area terminal Pasar Tradisional Jibama.

“Dalam situasi tersebut, terjadi cekcok antara pelaku dan korban yang diduga karena masalah sepele. Dalam kondisi emosi, pelaku yang diketahui adalah adik kandung korban tiba-tiba mengeluarkan pisau dan langsung menikam tubuh korban pada bagian pundak kiri dekat leher,” katanya.

Usai kejadian itu, pelaku sempat membantu membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena untuk mendapatkan penanganan medis.

“Namun, setelah itu pelaku kembali ke rumahnya bertempat di kompleks Pasar Tradisional Jibama untuk memberitahukan pihak keluarga atas kejadian tersebut,” katanya.

Dalam penanganan medis di RSUD Wamena, korban sempat dalam perawatan intensif di ruang ICU, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah korban lalu dipindahkan ke ruang jenazah RSUD Wamena.

“Aparat kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban sebagai upaya untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, pascakejadian tersebut. Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pencarian terhadap pelaku serta mendalami motif kejadian guna proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026