
Pemkot Jayapura minta tenaga kesehatan utamakan pelayanan kepada masyarakat

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua meminta tenaga kesehatan (nakes), khususnya di Puskesmas Hamadi, Distrik Jayapura Selatan tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat setempat.
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Jayapura, Jumat, mengatakan pelayanan di Puskesmas Hamadi sempat terganggu karena aksi pemalakan fasilitas kesehatan tersebut oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Puskesmas Hamadi.
"Aksi pemalakan ini diduga berkaitan dengan penunjukan pelaksana tugas kepala puskesmas yang baru," katanya.
Ia menjelaskan pergantian pejabat di lingkungan pemerintahan merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
"Pergantian itu hal biasa dalam pemerintahan, baik kepala puskesmas maupun staf. Ini bagian dari penyegaran dan merupakan hak sepenuhnya kepala daerah," ujarnya.
Pihaknya meminta seluruh ASN untuk tetap profesional dan tidak melakukan tindakan yang menghambat pelayanan publik, terlebih pada fasilitas kesehatan.
"Saya minta jangan ada lagi aksi pemalakan di puskesmas sebab puskesmas merupakan fasilitas umum yang harus melayani masyarakat sehingga ASN yang terbukti melakukan pemalakan akan dikenakan sanksi tegas," katanya.
Dia menambahkan ASN bekerja berdasarkan penugasan. Di mana saja ditempatkan, ASN harus siap melaksanakan tugas melayani masyarakat dengan baik dan tidak boleh menghambat pelayanan.
Pemalakan di Puskesmas Hamadi terjadi pada Kamis (16/4), sedangkan pada Jumat ini Wali Kota Jayapura Abisai Rollo memastikan bahwa pelayanan di Puskesmas Hamadi telah berjalan lancar.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
