
Pemprov sebut Universitas Muhammadiyah Papua berperan dalam pembangunan pendidikan

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Universitas Muhammadiyah (UM) Papua telah menunjukkan peran nyata dalam pembangunan pendidikan di Tanah Papua.
"Kontribusi ini menjadi bagian penting dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing serta berkarakter," kata Asisten II Setda Provinsi Papua Setiyo Wahyudi dalam sidang terbuka senat Universitas Muhammadiyah Papua, Wisuda Sarjana Angkatan XXI dan Pascasarjana Ilmu Komunikasi di Jayapura, Selasa.
Menurut Wahyudi, pendidikan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan visi dan misi pemerintah daerah dan melahirkan generasi yang mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi daerah.
"Sehingga kami berharap para lulusan menjadi agen perubahan, berperan aktif mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan berdaya," ujarnya.
Dia menjelaskan wisuda ini meneguhkan komitmen Universitas Muhammadiyah Papua untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan semangat membangun Papua.
"Kami juga berharap ke depan ada dukungan berbagai pihak bagi kampus ini untuk terus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM di Bumi Cenderawasih," katanya lagi.
Rektor Universitas Muhammadiyah Papua Rustamadji mengatakan para lulusan memiliki kualitas sejajar dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.
Dia menjelaskan mayoritas mahasiswa pada Universitas Muhammadiyah Papua putra-putri asli Papua sehingga ini menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
"Mereka memiliki peluang yang sama untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri," katanya.
Universitas Muhammadiyah Papua resmi mewisuda sebanyak 112 lulusan dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Sarjana Angkatan XI dan Pascasarjana Ilmu Komunikasi, Selasa.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
