Logo Header Antaranews Papua

Kementan percepat SID dukung cetak sawah 30 ribu hektare di Papua

Rabu, 22 April 2026 05:03 WIB
Image Print
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri saat berbincang-bincang dengan Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto bertempat Gedung Negara, Kota Jayapura, Papua, Selasa (21/4). (ANTARA/HO- Pemprov Papua)

Jayapura (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat pelaksanaan Survei, Identifikasi dan Desain (SID) guna mendukung terwujudnya cetak sawah seluas 30.000 hektare di Provinsi Papua.

Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto di Jayapura, Selasa, mengatakan tahapan SID merupakan fondasi utama dalam program cetak sawah di Papua yang ditargetkan mencapai 30.000 hektare.

"Saat ini proses SID di Provinsi Papua masih terus berjalan dan menjadi penentu utama keberhasilan program sebelum masuk tahap konstruksi," katanya usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Papua Mathius D Fakhiri di Gedung Negara, Kota Jayapura, Papua, Selasa.

Menurut Hermanto, tahapan SID mencakup pemetaan kondisi lahan, aspek teknis pengairan, serta kesiapan sosial masyarakat.

"Untuk itu proses ini dilakukan secara detail untuk memastikan tidak ada kendala saat pelaksanaan di lapangan," ujarnya.

Dia menjelaskan kualitas hasil SID akan sangat menentukan kelancaran pembangunan sawah baru, termasuk dalam mengantisipasi potensi konflik lahan maupun kendala teknis lainnya.

"Selain itu kami juga meminta pemerintah daerah aktif mendukung proses ini, terutama dalam hal sosialisasi kepada masyarakat pemegang hak ulayat agar seluruh tahapan berjalan lancar," katanya lagi.

Dia menambahkan dan untuk tahap awal, program cetak sawah akan dimulai di lahan seluas sekitar 15.000 hektare dan menargetkan penyelesaian tahap awal pada Agustus mendatang agar lahan dapat segera ditanami pada awal September.

“Sehingga target penyelesaiannya paling lambat bulan Agustus dapat langsung ditanam di awal September,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Papua Matius D Fakhiri mengatakan pihaknya memberikan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertanian terkait program cetak sawah di Papua.

"Karena program ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026