Logo Header Antaranews Papua

BP3OKP pastikan pelaku UMKM komoditas kopi dapat dukungan pemda

Kamis, 23 April 2026 12:51 WIB
Image Print
Direktur Pokja Papua Produktif Ekonomi dan Prestasi BP3OKP Pegunungan Yoyo I Sriyoto berdiskusi dengan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Papua Pegunungan Alpius Yigibalom dan beberapa pimpinan OPD lainnya dalam rangka optimalisasi potensi kopi lokal di Papua Pegunungan dalam meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi.ANTARA/HO-Dok BP3OKP Pegunungan.

Wamena (ANTARA) - Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Pegunungan memastikan pelaku ekonomi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif kopi mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Papua Pegunungan melalui organisasi perangkat daerah teknis.

Direktur Kelompok Kerja (Pokja) Papua Produktif Ekonomi dan Prestasi BP3OKP Pegunungan Yoyo I Sriyoto di Wamena, Kamis mengatakan, dari hasil diskusi dengan pelaku UMKM dan ekraf kopi dari delapan kabupaten maka Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan langsung merespon positif.

"Hasil respon tersebut dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Papua Pegunungan menggelar rapat kerja kemitraan dan kolaborasi dalam rangka optimalisasi potensi kopi lokal di Papua Pegunungan dalam meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi," katanya.

Menurut dia, dalam rapat kerja tersebut pihaknya memaparkan materi tentang keunggulan kopi yang berada di Papua Pegunungan.

“Mengapa kami harus mengambil peran dan mendorong pelaku ekraf kopi ini, supaya pelaku-pelaku ekraf kopi di delapan kabupaten ini terus berkembang dan mereka dapat hidup dengan sejahtera,” ujarnya.

Dia menjelaskan, BP3OKP sebagai badan percepatan pembangunan harus mendorong produk unggulan di Papua Pegunungan untuk menembus pasar-pasar nasional maupun internasional.

“Percepatan pembangunan ekonomi di Papua telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) sesuai Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) Papua Pegunungan tahun 2025-2029 tentang kopi. Hal inilah yang mendorong kami terus bergerak dalam meningkatkan usaha kopi di daerah ini,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya juga mendorong petani kopi agar intensifikasi dan ekstensifikasi perkebunan kopi supaya bisa berjalan kembali sehingga stok bahan baku kopi ke depan aman.

“Kami mendorong dan berkoordinasi kepada para pelaku usaha UMKM atau ekraf kopi agar produk-produk home industri turunan kopi lokal, gerai/kafe kopi tetap ditingkatkan,” ujarnya.

Dia memastikan, kolaborasi dan koordinasi Dinas Koperasi dan UKM dengan stakeholder, pegiat kopi dan para pelaku usaha kopi agar kopi lokal Papua Pegunungan tetap bisa terjaga kuantitas dan kualitasnya.

"Secara global marketnya bisa memenuhi permintaan pasar lokal, nasional dan internasional. Inti dari semuanya adalah dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran di Papua Pegunungan,” katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026