Logo Header Antaranews Papua

BI Papua sebut penguatan UMKM harus terus dilakukan secara berkelanjutan

Kamis, 23 April 2026 12:52 WIB
Image Print
Salah satu pelaku usaha yang menjual makanan lokal di Kota Jayapura, Papua. (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua menegaskan bahwa penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai salah satu strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Warsono di Jayapura,Kamis mengatakan, UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, menyerap tenaga kerja, serta memperluas pemerataan ekonomi hingga ke wilayah-wilayah terpencil di Papua.

“Penguatan UMKM tidak bisa dilakukan secara parsial atau sesaat, tetapi harus berkelanjutan agar dampaknya benar-benar dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Menurut Warsono, untuk itu Bank Indonesia terus mendorong penguatan UMKM melalui berbagai program, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, penguatan kelembagaan melalui klasterisasi, hingga perluasan akses pembiayaan dan pasar.

"Selain itu, kami juga mendorong percepatan digitalisasi UMKM melalui pemanfaatan sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS, yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperluas jangkauan pasar pelaku usaha lokal," ujarnya.

Dia menjelaskan, keberlanjutan penguatan UMKM juga membutuhkan sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta para pelaku usaha itu sendiri.

“Dengan kolaborasi yang kuat, UMKM Papua diharapkan semakin naik kelas, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah,” katanya lagi.

Dia menambahkan, berbagai upaya tersebut BI Papua berharap UMKM dapat menjadi motor penggerak utama ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Tanah Papua.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026