
DKP Papua sebut budidaya tematik dukung kebutuhan bahan baku MBG

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat menyebut program budidaya tematik berperan dalam menjaga ketersediaan pangan serta mendukung kebutuhan bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang digencarkan pemerintah.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua Iman Djuniawal, di Jayapura, Minggu mengatakan program budidaya tematik menjadi langkah strategis dalam penguatan sektor perikanan, khususnya sebagai alternatif di luar perikanan tangkap yang produksinya tidak selalu stabil.
"Komoditas yang dikembangkan dalam program tersebut antara lain ikan air tawar seperti nila dan lele yang dapat dibudidayakan di berbagai wilayah di Papua," katanya.
Menurut Djuniawal, pengelolaan program budidaya tematik ini dirancang terhubung dengan koperasi desa Merah Putih guna memperkuat distribusi hasil produksi hingga ke tingkat masyarakat.
"Pengelolaan melalui koperasi desa diharapkan dapat memperkuat distribusi dan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Dia menjelaskan program yang dimiliki Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini diharapkan dapat memperkuat produksi perikanan di daerah.
"Oleh sebab itu kami berharap pemerintah kabupaten dan kota harus proaktif mengusulkan lokasi agar dapat masuk dalam alokasi program nasional tersebut," katanya lagi.
Dia menambahkan program budidaya tematik ini memiliki kuota untuk sekitar 200 lokasi, sehingga daerah harus segera mengajukan usulan agar dapat menjadi bagian dari program pemerintah tersebut.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
