
Pemprov-Kementan kembangkan lahan sawah baru di Papua

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia menyepakati pengembangan lahan sawah baru sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah timur Indonesia.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatangan kerja sama bersama Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertaninan Kementerian Pertanian.
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri di Jayapura, Senin mengatakan pemerintah daerah setempat telah mendukung penuh pelaksanaan program tersebut, mulai dari penyediaan lahan hingga dukungan kebijakan di tingkat daerah.
"Pengembangan lahan sawah baru tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor pertanian," katanya.
Menurut Fakhiri, pihaknya juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan keberhasilan program, termasuk dalam penyediaan infrastruktur pendukung serta pemberdayaan masyarakat lokal.
"Melalui kesepakatan ini kami berharap Papua menjadi salah satu pusat produksi pangan baru di Indonesia timur sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah secara berkelanjutan," ujarnya.
Dia menjelaskan apalagi program ini difokuskan pada pembukaan dan pengembangan lahan sawah baru yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional, terutama beras.
"Papua dinilai memiliki ketersediaan lahan luas yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga menjadi prioritas dalam agenda penguatan sektor pertanian," katanya lagi.
Dia menambahkan pihaknya mengapresiasi pemerintah pusat atas perhatian terhadap Papua, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga berkomitmen mengawal seluruh proses pengembangan ini agar berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian Hermanto, mengatakan kerja sama ini menjadi pijakan awal dalam merealisasikan program cetak sawah di Papua yang merupakan bagian dari program prioritas nasional.
“Pengembangan lahan sawah baru ini merupakan strategi untuk meningkatkan produksi pangan nasional. Papua memiliki potensi besar yang harus dikelola secara terencana dan berkelanjutan,” katanya.
Pada Minggu (26/4) Gubernur Papua Mathius Fakhiri melakukan penandatanganan kerja sama dengan Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian Hermanto yang berlangsung di Gedung Negara Papua, Kota Jayapura, Papua.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
