Logo Header Antaranews Papua

Pemkot Jayapura ajak seluruh masyarakat menjaga persatuan

Jumat, 1 Mei 2026 05:43 WIB
Image Print
Pertemuan antara Wali Kota Jayapura Abisai Rollo dengan para kepala suku wilayah Lapago dan Mepago di Jayapura, Kamis (30/4/2026) (ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua mengajak seluruh elemen masyarakat di daerah tersebut untuk senantiasa menjaga persatuan di tengah keberagaman.

"Kita boleh berbeda suku, ras, dan agama, tetapi kita semua adalah warga Kota Jayapura yang memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kota ini tetap aman dan damai," kata Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di sela pertemuan dengan para kepala suku dari wilayah Lapago dan Mepago di Jayapura, Kamis.

Menurut Rollo, pertemuan itu membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Jayapura menjelang rencana aksi demonstrasi Hari Buruh pada Jumat (1/5).

"Pemerintah tidak melarang penyampaian aspirasi, namun kami mengimbau agar dilakukan dengan cara yang santun dan tidak menimbulkan gangguan keamanan," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya berharap para kepala suku dan tokoh masyarakat untuk menyampaikan kepada keluarga, anak-anak, dan masyarakat yang berencana melaksanakan aksi demo agar tertib, aman, dan tidak anarkis.

"TNI dan Polri akan tetap menjalankan tugasnya menjaga ketertiban. Jika dalam penyampaian aspirasi ada yang bertindak anarkis, silahkan pihak keamanan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Ketua Asosiasi Kepala Suku Wilayah Lapago, Mepago, Tabi, Saireri, dan Anim Ha, Malaikat Alfius Tabuni menyampaikan seruan damai kepada masyarakat khususnya mahasiswa dan warga adat yang berdomisili di Jayapura, Sentani, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom.

"Kami mengimbau kepada seluruh mahasiswa dan masyarakat adat agar tidak perlu melakukan aksi. Namun jika tetap menyampaikan aspirasi, lakukan dengan tertib dan damai, tanpa tindakan anarkis," katanya.

Dia menekankan pentingnya peran aparat keamanan dalam mengawal jalannya aksi secara humanis.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Lapago, Heri Aso menilai pertemuan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap generasi muda dan masyarakat adat.

"Kami berharap pertemuan ini menjadi perhatian bagi teman-teman yang berencana turun aksi. Wali kota hadir sebagai orang tua bagi kami, dan ini menunjukkan bahwa kita harus bersama-sama menjaga keamanan kota," katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026