Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua Pegunungan sebut lomba cerdas cermat dan pidato dikuti 24 SD-SMA

Jumat, 1 Mei 2026 16:54 WIB
Image Print
Plt Kepala Disdikbud Papua Pegunungan Simon Sembor menyampaikan laporan tentang pelaksanaan lomba ajang talenta dalam rangka Hardiknas tahun 2026 yang dilaksanakan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat menyebut lomba cerdas cermat dan pidato diikuti oleh 24 sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) di daerah setempat.

Staf Ahli Gubernur Papeg Bidang Pengembangan Otonomi Khusus Manogar Sirait membuka secara resmi lomba ajang telenta Papua Pegunungan yang dilaksanakan oleh Disdibud Papua Pegunungan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas tahun 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Papeg Simon Sembor di Wamena, Jumat mengatakan dalam rangka Hardiknas tahun 2026 melaksanakan lomba ajang talenta bagi satuan pendidikan di Papua Pegunungan sesuai amanah dari Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan John Tabo-Ones Pahabol.

“Lomba yang kami gelar ada dua yakni cerdas cermat tingkat SD dan SMP, serta lomba pidato tingkat SMA. Cerdas cermat diikuti oleh delapan SD dan delapan SMP, serta lomba pidato diikuti oleh delapan SMA se-Papua Pegunungan,” katanya.

Menurut dia, kegiatan perlombaan yang dilaksanakan sesuai perintah dari Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan John Tabo-Ones Pahabol untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah setempat.

“Apa yang kami lakukan ini merupakan amanah dari bapak gubernur dan wakil gubernur, karena selama provinsi ini terbentuk pada momentum Hardiknas tidak pernah dilaksanakan lomba-lomba. Maka tahun ini kami melaksanakan lomba di antaranya cerdas cermat tingkat SD-SMP dan lomba pidato tingkat SMA,” ujarnya.

Dia menjelaskan kegiatan perlombaan cerdas cermat dan pidato bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta menanamkan pendidikan karakter bagi generasi muda di Papua Pegunungan.

“Tahun ini dalam peringatan Hardiknas kegiatan yang kami lakukan cerdas cermat, lomba pidato dan anjangsana bersama TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Papua Pegunungan ke sekolah-sekolah serta memberikan bantuan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.

Sementara itu Staf Ahli Gubernur Papua Pegunungan Bidang Pengembangan Otonomi Khusus Manogar Sirait mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Disdikbud Papua Pegunungan merupakan sebuah ajang yang positif dalam rangka menumbuhkembangkan karakter generasi muda di daerah ini.

“Kami pikir kegiatan ini harus dilaksanakan setiap tahun, dan kalau bisa dikembangkan. Kalau saat ini lomba pidato dalam bahasa Indonesia, maka ke depan harus dibuat dalam tiga bahasa yakni daerah, Inggris dan Indonesia,” ujarnya.

Mengapa bahasa Inggris itu penting, menurutnya karena saat ini generasi muda di Papua Pegunungan sudah harus dipersiapkan supaya dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Pengalaman, sebelum provinsi ini terbentuk, sudah ada anak-anak kita dari Papua yang bersekolah hingga ke luar negeri. Kami berharap Disdikbud Papua Pegunungan dapat mempersiapkan anak-anak kita untuk bersaing di kanca nasional dan internasional serta mempersiapkan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026