
Bulog Papua pastikan stok Minyakita aman dengan stok capai 73 ribu liter

Jayapura (ANTARA) - Perum Bulog Papua memastikan ketersediaan minyak goreng merek Minyakita di wilayah setempat masih aman dengan jumlah mencapai sekitar 73 ribu liter.
Pimpinan Bulog Papua Ahmad Mustari di Jayapura, Jumat, mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan distribusi secara berkala guna menjaga ketersediaan minyak goreng di pasaran.
"Kami bersama Dinas Disperindag Provinsi Papua melakukan kegiatan monitoring dengan turun langsung ke pasar guna memastikan stok Minyakita tetap tersedia dan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp15.700 per liter ," katanya usai peninjauan di Jayapura, Jumat.
Menurut Mustari, dari hasil monitoring tersebut pihaknya tidak menemukan adanya kelangkaan di tingkat pedagang maupun konsumen.
“Sehingga kami pastikan bahwa stok minyak goreng itu masih aman dan tidak ada kelangkaan," ujarnya.
Dia menjelaskan distribusi Minyakita dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan masing-masing pedagang di mana dalam sekali penyaluran, jumlah yang didistribusikan bervariasi, mulai dari 20 hingga 50 karton, tergantung permintaan.
"Seperti penyaluran minyak goreng merek Minyakita ke PasarTradisional Hamadi di mana kami salurkan ke 19 pengecer," katanya lagi.
Dia menambahkan untuk itu pihaknya juga terus memastikan distribusi berjalan merata agar stok tidak menumpuk di gudang, tetapi tersalurkan dengan baik ke pasar-pasar.
Sementara itu Pengawas Perdagangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Eko Irianto Laksono mengatakan, pihaknya berkomitmen dalam menjaga stabilitas harga minyak goreng, khususnya Minyakita, agar tetap sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
"Kami berharap pengawasan ini terus berjalan efektif sehingga masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau,” katanya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
