Logo Header Antaranews Papua

Presiden Prabowo salurkan kurban 10 ekor sapi untuk Papua

Kamis, 7 Mei 2026 15:27 WIB
Image Print
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua Lunanka Daimboa (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban untuk masyarakat di Papua pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua Lunanka Daimboa di Jayapura, Kamis, mengatakan dari 10 ekor sapi tersebut satu ekor diperuntukkan bagi Pemerintah Provinsi Papua dan sembilan ekor lainnya disalurkan ke kabupaten dan kota.

“Untuk tahun ini bantuan sapi kurban dari Presiden sebanyak 10 ekor, satu ekor untuk provinsi dan sembilan ekor untuk kabupaten dan kota,” katanya.

Menurut Lunanka, sapi kurban yang dipilih harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan, yakni memiliki bobot di atas 800 kilogram.

"Sapi kurban yang disiapkan seluruhnya merupakan sapi lokal milik peternak di Papua yang telah melalui proses pendataan oleh dinas terkait di daerah," ujarnya.

Lunanka menjelaskan data sapi beserta berat dan pemilik ternaknya sudah dikirimkan ke pihak kepresidenan melalui staf khusus yang menangani bantuan sapi kurban.

"Selain dari Presiden Prabowo, tahun ini juga kami Dinas Pertanian Provinsi Papua menyiapkan lima ekor sapi kurban yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan dana otonomi khusus," katanya.

Dia menambahkan Pemerintah provinsi melalui Dinas Pertanian sangat "concern" memastikan hewan kurban yang dikonsumsi masyarakat benar-benar sehat dan aman.

"Untuk itu kami bakal menurunkan tim khusus ke lokasi penjualan hewan kurban guna melakukan pemeriksaan lebih ketat lagi guna untuk memastikan mutu dan keamanan pangan hewani bagi masyarakat," ujarnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov : Presiden Prabowo salurkan kurban 10 ekor sapi untuk Papua



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026