Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua sediakan 500 lowongan bagi pencaker melalui Bursa Kerja di Jayapura

Selasa, 12 Mei 2026 16:55 WIB
Image Print
Para Pencaker saat memanfaatkan kegiatan Job Fair 2026 yang bertempat di Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Selasa (12/5). (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menggelar kegiatan Bursa Kerja Papua 2026 dengan menyediakan sekitar 500 lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja di Kota/ Kabupaten Jayapura dengan melibatkan 25 perusahaan yang membuka kesempatan kerja.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Papua Yohanes Walilo di Jayapura, Selasa, mengatakan kegiatan ini menjadi upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh pekerjaan, sekaligus menekan angka pengangguran di Papua.

"Kegiatan setiap tahun dilakukan karena telah memberikan dampak dan kini antusiasme pencari kerja terlihat tinggi sejak pembukaan kegiatan berlangsung," katanya.

Menurut Yohanes, pihaknya berharap para pencari kerja, khususnya generasi muda Papua, dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.

"Peluang kerja di sektor swasta, BUMN, maupun BUMD, perlu dimanfaatkan maksimal karena formasi PPPK di lingkungan Pemprov Papua masih belum dibuka akibat jumlah ASN yang dinilai melebihi kebutuhan," ujarnya.

Oleh sebab itu pihaknya berharap kegiatan Bursa Kerja Papua 2026 dapat menjadi solusi dalam memperluas kesempatan kerja, mengurangi angka pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Emi Puspitarini mengatakan berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2026, jumlah angkatan kerja di Papua tercatat sebanyak 485.430 orang atau turun sekitar 25.000 orang dibanding Februari 2025.

"Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat sebesar 65,70 persen, turun 4,68 persen poin dibanding tahun sebelumnya," kata Emi Puspitarini.

Menurut Emi, jumlah penduduk bekerja pada Februari 2026 sebanyak 451.360 orang atau turun 23.760 orang dibandingkan Februari 2025.

"Lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja masih didominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, dengan proporsi sebesar 31,28 persen atau sebanyak 141.170 orang," ujarnya.

Dia menjelaskan BPS Papua juga mencatat jumlah penduduk yang bekerja di sektor formal mencapai 196,70 ribu orang atau sebesar 43,58 persen, meningkat 5,29 persen poin dibanding Februari 2025.

"Selain itu, tingkat setengah pengangguran tercatat sebesar 9,37 persen atau turun 1,21 persen poin, sedangkan tingkat pekerja paruh w0aktu sebesar 23,93 persen atau turun 1,65 persen poin dibanding tahun sebelumnya," katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026