
Polres Jayawijaya intensif cari korban putusnya jembatan gantung Sungai Wouma

Wamena (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Papua Pegunungan mengintensifkan pencarian terhadap korban yang jatuh akibat putusnya jembatan gantung di Sungai Wouma pada Rabu, (6/5) malam.
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara di Wamena, Kamis mengatakan pihaknya bersama Basarnas Jayawijaya terus melakukan upaya maksimal dalam pencarian korban yang jatuh ke Kali Wouma, Wamena akibat putusnya jembatan gantung yang menjadi salah satu akses penyeberangan masyarakat sekitar.
“Kami dibantu dengan Basarnas terus melakukan upaya pencarian korban yang jatuh selama delapan hari sejak 7-14 Mei 2026. Dan jumlah korban yang berhasil ditemukan hingga saat ini berjumlah 15 jenazah,” katanya.
Menurut dia, peristiwa putusnya jembatan gantung Wouma mengakibatkan sejumlah korban terbawa arus sungai yang cukup deras sehingga dilakukan proses pencarian besar-besaran oleh aparat kepolisian bersama tim gabungan.
“Sejak hari pertama kejadian personel Polres Jayawijaya langsung turun ke lokasi untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi korban. Dengan menyisir bantaran sungai serta wilayah sekitar lokasi jembatan putus, aparat kepolisian bekerja tanpa mengenal waktu demi menemukan korban yang hilang,” ujarnya.
Dia menjelaskan meski menghadapi medan yang sulit, cuaca yang tidak menentu dan derasnya arus sungai Wouma, semangat personel Polres Jayawijaya bersama tim gabungan tidak surut.
“Selama delapan hari proses pencarian kami bersama tim gabungan berhasil menemukan 15 jenazah korban. Seluruh korban yang ditemukan kemudian dievakuasi dengan penuh kehati-hatian sebelum diserahkan kepada pihak keluarga korban,” katanya.
Dia menambahkan seluruh personel terus bekerja dan berusaha maksimal untuk membantu masyarakat dan keluarga korban yang terdampak musibah tersebut.
“Kami bersama tim gabungan terus melakukan proses pencarian secara maksimal sejak hari pertama kejadian. Walaupun kondisi medan cukup berat dan arus sungai deras, anggota di lapangan tetap berupaya menemukan korban,” ujarnya.
Dia menegaskan kehadiran aparat kepolisian di lokasi adalah bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami musibah.
“Selain melakukan pencarian korban, personel Polres Jayawijaya juga terus menjaga keamanan serta memberikan dukungan kepada keluarga korban selama proses evakuasi berlangsung,” katanya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
