
Bulog sebut realisasi penyaluran bantuan pangan di Papua capai 8.107 ton beras

Jayapura (ANTARA) - Perum Bulog Kanwil Papua saat ini telah menyalurkan bantuan pangan 8.107 ton beras beras dan minyak goreng tercatat 1.597 ton.
Target penyaluran bantuan pangan 16.773 ton beras dan 1.597 ton minyak goreng dengan jumlah 504.462 penerima manfaat.
"Penerima bantuan pangan memang selain menerima beras juga menerima minyak goreng," kata Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari di Jayapura, Kamis.
Dia mengatakan realisasi penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk Februari-Maret mencapai 30,59 persen.
Rendahnya penyaluran bantuan pangan itu karena berbagai faktor, di antaranya cuaca dan terbatasnya sarana angkutan mengingat di beberapa wilayah harus menggunakan pesawat.
Dari enam provinsi yang menjadi tugas Perum Bulog Kanwil Papua, kata dia, realisasi penyaluran di Provinsi Papua Barat Daya tertinggi mencapai 81,65 persen dengan rincian 1.128.980 kilogram beras dan 225.796 liter.
Penerima bantuan pangan di Papua Barat Daya tercatat 65.582 KK dengan target untuk beras 1.311.640 kilogram dan 262.328 liter.
Dia menjelaskan penyaluran bantuan terendah di Provinsi Papua Pegunungan yang tercatat masih di bawah 10 persen sementara target penyaluran 3.987.260 kilogram beras dan 797.452 liter minyak goreng dengan jumlah penerima bantuan 199.363 KK.
Masih rendahnya penyaluran bantuan pangan ke wilayah Papua Pegunungan disebabkan daya angkut pesawat ke Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya terbatas.
Beras dan minyak goreng terlebih dahulu kirim ke Wamena menggunakan pesawat dan kemudian dikirim ke kabupaten di sekitarnya, seperti Tolikara, Mamberamo Tengah, Yalimo, Lanny Jaya dan Puncak Jaya menggunakan jalan darat.
"Bulog berupaya agar bantuan pangan dapat segera disalurkan kepada masyarakat penerima bantuan," kata Ahmad Mustari.
Pewarta : Evarukdijati
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
