Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua mulai fokus bangun rantai distribusi hasil perikanan

Minggu, 17 Mei 2026 16:02 WIB
Image Print
Proses Pembangunan gudang pendingin di Kabupaten Sarmi, Papua, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-DKP Papua

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat mulai fokus membangun rantai distribusi hasil perikanan agar produksi nelayan di wilayah pesisir dapat tertampung dengan baik.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua Iman Djuniawal di Jayapura, Kamis, mengatakan penguatan rantai distribusi menjadi langkah penting untuk memastikan hasil tangkapan nelayan dapat tertampung dengan baik, mulai dari proses penyimpanan hingga pemasaran keluar daerah.

"Saat ini yang baru mulai di bangun di Kabupaten Sarmi dan ini akan berlanjut hingga ke daerah pesisir Papua," katanya.

Pihaknya saat ini juga mendorong kehadiran investor untuk membangun fasilitas cold storage atau gudang pendingin di sejumlah wilayah pesisir, khususnya pada kawasan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.

"Kapasitas cold storage yang akan dibangun yakni sekitar 30 ton dan diharapkan dapat menampung hasil para nelayan di Kabupaten Sarmi," ujarnya.

Dia menjelaskan jika gudang pendingin ada di beberapa tempat di Papua maka hasil tangkapan bisa mencapai ratusan kilogram per hari, dengan begitu potensi ekspor berkelanjutan.

"Sehingga perlu menilai adanya pembangunan cold storage dengan kapasitas besar guna mendukung distribusi hasil perikanan ke industri maupun pasar luar daerah," katanya.

Pemerintah daerah setempat juga menyiapkan dukungan distribusi melalui kesiapan pelabuhan, kapal penampung, hingga kapal pengumpul hasil perikanan.

"Oleh sebab itu pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih baru difokuskan di Kabupaten Sarmi, meski sebelumnya sempat direncanakan di beberapa daerah lain seperti Waropen dan Supiori," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026