Logo Header Antaranews Papua

TP PKK sebut program Sarasehans telah berjalan 13 tahun di Tolikara

Minggu, 17 Mei 2026 16:04 WIB
Image Print
Ketua TP PKK Kabupaten Tolikara Elisabeth Y Flassy Wandik diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi

Wamena (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan menyebut program Sarapan Sehat Anak Sekolah (Sarasehans) telah berjalan di daerah setempat selama 13 tahun.

Ketua TP PKK Kabupaten Tolikara Elisabeth Y Flassy Wandik di Wamena, Kamis, mengatakan Sarasehans telah berjalan 13 tahun dan menjadi program unggulan di daerah itu.

“Sebelumnya adanya program Makan Bergizi Gratis atau MBG, kami di Kabupaten Tolikara telah menerapkannya selama satu dekade lebih dan membawa perubahan luar biasa,” katanya.

TP PKK Kabupaten Tolikara terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menyukseskan program-program unggulan dalam membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama generasi muda.

“Kami sebagai relasi pemerintah selalu mendukung dalam mensukseskan program-program yang telah berjalan salah satu Sarasehans yang bagaimana mendukung pertumbuhan anak melalui makanan bergizi setiap pagi,” ujarnya.

Dia menjelaskan kader-kader TP PKK distrik dan kampung di Kabupaten Tolikara terus membantu dalam menyiapkan Sarasehans meski di tengah keterbatasan anggaran maupun kondisi geografis daerah.

“Meski adanya keterbatasan tetapi kader kami PKK terus bergerak maju dalam menyiapkan generasi muda Tolikara yang baik dan cerdas melalui tindakan kecil seperti mendukung program Sarasehans maupun Bunda PAUD,” katanya.

Dia menambahkan fokus pelayanan TP PKK di Kabupaten Tolikara lebih kepada meningkatkan kualitas hidup dan gizi anak-anak asli Papua.

“Kami ingin anak-anak asli Papua khususnya di Tolikara dapat berkembang dengan baik dan sehat, memiliki pendidikan baik sehingga mereka dapat menjadi manusia-manusia yang berguna di masa depan, serta calon-calon pemimpin,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026