Logo Header Antaranews Papua

Jurnalis Jayawijaya salurkan bantuan sosial Rp22,8 juta ke pengungsi konflik suku Wamena

Minggu, 24 Mei 2026 09:17 WIB
Image Print
Pelaksana Tugas Ketua PWI Papua Pegunungan Deni A Tonjau menyerahkan bantuan sosial berupa bahan kebutuhan pokok ke salah satu posko pengungsian di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. ANTARA/HO-Tim Jurnalis Jayawijaya

Wamena (ANTARA) - Tim Jurnalis Jayawijaya, Papua Pegunungan menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp22,8 juta kepada pengungsi korban konflik suku di Wamena.

Pelaksana Tugas Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Pegunungan Deni A Tonjau di Wamena, Jumat, mengatakan bantuan sosial kepada pengungsi korban konflik suku telah disalurkan dalam bentuk bahan kebutuhan pokok senilai Rp22,8 juta selama tiga hari sejak Selasa (19/5)-Kamis (21/5).

"Bantuan ini benar-benar murni dari urunan teman-teman jurnalis yang biasa meliput di wilayah Papua Pegunungan, ditambah dengan beberapa rekanan atau relasi kami dari pihak pemerintah, swasta yang membantu dalam bentuk uang dan barang sehingga penyaluran dapat dilaksanakan," katanya.

Dia menyebut bantuan sosial itu disalurkan ke 14 lokasi pengungsian dan korban duka yang tersebar di wilayah Jayawijaya.

"Kami selain memberikan bantuan sosial kepada pengungsi, juga diberikan kepada korban duka supaya dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di pengungsian," ujarnya.

Di tengah kesibukan sebagai jurnalis, dia mengaku bersama para wartawan bekerja secara optimal dalam menyalurkan bantuan sosial kepada pengungsi.

"Kami sangat sibuk dalam meliput kegiatan di Jayawijaya, tetapi selama tiga hari menyisihkan waktu sebentar untuk mengemas dan mengantarkan bantuan ke 14 titik pengungsi di daerah ini," katanya.

Dia berharap, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Jayawijaya segera pulih dan seluruh aktivitas seperti biasa.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, tokoh masyarakat adat, keamanan TNI-Polri yang terus berusaha semaksimal mungkin dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman di Wamena," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026