
Prajurit Satgas Yonif 511/DY rehab Gereja Konikme Lanny Jaya

Wamena (ANTARA) - Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY merehabilitasi Gereja Protestan Indonesia (GPI) Kogoyaluk di Kampung Konikme, Distrik Yugungwi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.
Danpos Tiom Kotis Satgas Pamtas Yonif 511/DY Kapten Inf Dwi Supriono dalam keterangannya diterima di Wamena, Minggu mengatakan dukungan merehabilitasi gereja tersebut merupakan bentuk komitmen untuk meningkatkan nilai-nilai toleransi di wilayah penugasan.
“Toleransi antarumat beragama dan kepedulian kepada masyarakat untuk dapat beribadah dengan nyaman ditunjukkan oleh kami Satgas Pamtas Yonif 511/DY di bawah Kolakops Korem 172/PWY,” katanya.
Menurut dia, pelaksanaan merehabilitasi GPI Kogoyaluk yang berada di Distrik Yugungwi turut melibatkan empat orang prajurit Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 511/DY.
Kegiatan rehabilitasi gereja yang dilakukan prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY meliputi penggantian atap seng yang sudah rusak dan sering mengakibatkan bocor, pengecatan gereja dan pembersihan lingkungan sekitar.
"Semoga kehadiran kami dapat bermanfaat bagi warga yang ada di perbatasan, dan warga jemaat dapat beribadah dengan nyaman,” ujar Kapten Inf Dwi S. Priono.
Dia berharap dengan kehadiran TNI dapat bermanfaat bagi warga yang ada di perbatasan dan warga jemaat sehingga dapat beribadah dengan nyaman.
“Kami berharap kehadiran TNI di daerah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya jemaat GPI Kogoyaluk,” katanya.
Sementara itu Kepala Suku Kampung Konikme Yakob Wenda (35) mengaku kondisi gereja saat ini sangat memprihatinkan karena atapnya yang sudah rapuh dan sering bocor apabila terjadi hujan.
“Kehadiran bapak-bapak TNI sangat membantu meringankan beban kami dan membuat jemaat yang beribadah menjadi nyaman kembali. Doa kami kiranya Tuhan senantiasa menjaga dan memberkati bapak-bapak dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
