Logo Header Antaranews Papua

Konsul RI sebut peluang ekspor alat medis dan suku cadang ke PNG terbuka

Rabu, 27 Mei 2026 12:52 WIB
Image Print
Konsul RI di Vanimo, Papua Nugini, Alexander Tangkuman. ANTARA/Evarukdijati

Jayapura, Papua (ANTARA) - Konsul RI di Vanimo, Papua Nugini (PNG), Alexander Tangkuman mengatakan peluang ekspor peralatan medis dan suku cadang kendaraan bermotor ke Papua Nugini, yang dilakukan melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Jayapura, masih terbuka.

"Memang benar peluang bagi para pengusaha untuk mengekspor berbagai alat medis ke PNG khususnya ke Provinsi West Sepik yang beribu kota Vanimo masih terbuka," kata Alexander kepada ANTARA di Jayapura, Papua, Selasa.

Vanimo merupakan ibukota Provinsi West Sepik, PNG yang dapat dijangkau menggunakan kendaraan bermotor dari PLBN Skouw, Jayapura.

Dikatakan, saat ini memang sudah ada perusahaan yang mengekspor peralatan medis, namun masih skala kecil dan terbatas sementara kebutuhan cukup besar.

Selain peralatan medis, kata Konsul RI, peluang mengekspor berbagai komoditi masih terbuka termasuk suku cadang atau onderdil kendaraan bermotor baik roda empat maupun dua.

"Berbagai peluang itu diharapkan dapat segera ditangkap oleh pelaku usaha terutama yang ada di Jayapura, apalagi di wilayah itu sudah warga yang memiliki kendaraan, namun belum ada bengkel, sehingga bila rusak terpaksa mendatangkan teknisi dan peralatannya dari Jayapura," kata Alexander.

Menurutnya, berbagai peluang itu diharapkan dapat segera ditangkap oleh para pelaku usaha mengingat harga yang ditawarkan bisa bersaing karena jarak tempuh yang lebih dekat ke PNG.

Konsulat berupaya terus mendorong para pelaku usaha untuk melakukan ekspor ke PNG dengan memberi peluang kepada pengusaha PNG untuk mengikuti pelatihan di Jayapura, seperti yang diikuti pengusaha perempuan West Sepik.

"Delapan pengusaha perempuan PNG saat ini telah selesai mengikuti pelatihan memasak beberapa jenis makanan yang menggunakan bahan pangan lokal seperti sagu dan singkong yang dipusatkan di SMKN 1 Jayapura," kata Alexander Tangkuman.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026