
Pemprov Papua Pegunungan dorong pendidikan karakter sejak ini bagi generasi muda

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mendorong pendidikan karakter sejak usia dini bagi generasi muda di daerah setempat.
Gubernur Papeg John Tabo di Wamena, Kamis, mengatakan pendidikan karakter sangat penting dalam membentuk kepribadian manusia.
“Karakter dan kedisiplinan manusia itu terbentuk dalam sebuah proses panjang yang dimulai dari usia dini. Kalau sudah besar, karakter itu susah diubah, maka perlu pendidikan karakter yang serius sejak usia dini,” katanya.
Menurut dia, Papua Pegunungan merupakan daerah otonomi baru (DOB) di Indonesia, sehingga generasi muda daerah ini harus dipersiapkan sejak usia ini sehingga mereka dapat menjadi pemimpin-pemimpin di masa depan.
“Kami bisa seperti saat ini karena melalui sebuah proses yang panjang yang dimulai dari bangku sekolah. Tanpa sekolah kami mungkin bisa seperti saat ini, maka generasi muda Papua Pegunungan saat ini harus terus sekolah dan belajar karena semua yang dimiliki telah ada, maka kemauan yang perlu ditingkatkan,” ujarnya.
Dia menjelaskan pendidikan anak usia dini atau PAUD di delapan kabupaten harus lebih diperkuat, sehingga dapat menyiapkan pemimpin-pemimpin Indonesia, Papua Pegunungan di masa depan sejak dini.
“Pemerintah daerah di delapan kabupaten untuk terus memberikan perhatian yang besar bagi dunia pendidikan di wilayahnya khususnya PAUD. Anak-anak kita pertama kali dibentuk karakter dan kedisiplinannya di pendidikan PAUD, maka perlu didukung penuh,” katanya.
Dia menambahkan orang tua harus memberikan dukungan dan perhatian yang penuh kepada anak-anaknya dalam menimba ilmu di bangku sekolah sehingga dalam tumbuh kembangnya dapat terarah dengan baik.
“Kami berharap orang tua harus mengambil bagian penting dalam masa pertumbuhan anak-anaknya sehingga dalam menempuh pendidikan mereka bisa lebih fokus dan terarah. Daerah ini membutuhkan pemimpin-pemimpin yang baik, berintegritas dalam membawa Papua Pegunungan lebih maju lagi ke depan,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
