Logo Header Antaranews Papua

Pemkab Jayawijaya miliki 15 binaan kelompok perikanan air tawar aktif

Jumat, 29 Mei 2026 05:42 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Yudi Admajianto (kedua kiri) berbincang dengan nelayan pembudidaya ikan air tawar saat pembinaan budidaya ikan di Pulau Karas, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (5/5/2026). Budidaya ikan sistem bioflok yang dikelola oleh Kelompok Pembudidaya Ikan Kecil (Pokdakan) nelayan hinterland tersebut guna meningkatkan kapasitas nelayan dalam mengelola budidaya ikan air tawar sebagai alternatif penghasilan baru di luar sektor tangkap. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/YU

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Perikanan memiliki 15 binaan kelompok perikanan air tawar aktif di daerah setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Jayawijaya Yusup Wetipo di Wamena, Kamis, mengatakan pembinaan terhadap 15 kelompok tersebut terus berjalan secara optimal.

“Kami terus bergerak memastikan program pemerintah berjalan konsisten dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan air tawar ini,” katanya.

Menurut dia, pihaknya juga telah mengusulkan pengembangan untuk 32 kelompok perikanan air tawar tambahan sebagai target program pembinaan selanjutnya.

“Kami fokus memaksimalkan kelompok binaan yang ada saat ini supaya masyarakat terus bersemangat dalam meningkatkan pengelolaan ikan air tawar di Jayawijaya,” ujarnya.

Dia menjelaskan dukungan yang diberikan kepada 15 binaan kelompok perikanan ikan air tawar adalah pakan, bibit ikan, dan waring.

“Untuk pakan ikan yang disiapkan saat ini kurang lebih 1.400 kilogram, nanti pakan-pakan ini akan dibagi rata ke 15 kelompok binaan. Sementara bibit ikan, setiap kelompoknya akan diberikan kurang lebih 250-500 ekor mujair dan mas,” katanya.

Selain pakan dan bibit, Dinas Perikanan juga siap menyalurkan bantuan fasilitas pendukung seperti waring.

“Ketika dibutuhkan mereka akan meminta kepada kami, disesuaikan dengan kebutuhan,” katanya.

Dia menambahkan, program ini sejalan dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, Atenius Murib-Ronny Elopere, yang berkomitmen penuh mendukung pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan sektor perikanan air tawar.

“Kita di sini tidak punya laut tetapi punya kali dan sungai. Maka potensi perikanan air tawar menjadi primadona dalam membantu meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026