Logo Header Antaranews Papua

Wali Kota Jayapura sebut Konferensi APS bahas masa depan masyarakat adat Papua

Minggu, 31 Mei 2026 12:28 WIB
Image Print
Foto bersama setelah pembukaan kegiatan konferensi APS III yang berlangsung di Kota Jayapura pada 29-30 Mei 2026. ANTARA/Ardiles Leloltery

Jayapura (ANTARA) - Wali Kota Jayapura Abisai Rollo berpendapat konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III sebagai kesempatan penting untuk membahas masa depan masyarakat adat Papua dan perlindungan terhadap lingkungan di daerah itu.

"Konferensi APS ini diharapkan mampu memberikan perhatian serius terhadap kehidupan masyarakat Papua, khususnya masyarakat adat, perempuan, dan generasi muda," katanya di Jayapura, Sabtu.

Menurut dia, kondisi Papua saat ini membutuhkan perhatian bersama, terutama terkait ancaman kerusakan lingkungan akibat penebangan hutan dan eksploitasi alam.

"Hutan Papua merupakan aset penting yang harus dijaga demi keberlangsungan hidup generasi masa depan," ujarnya.

Dia memberikan apresiasi atas penyelenggaraan APS III yang menghadirkan berbagai gagasan dan materi strategis yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Papua, khususnya Kota Jayapura.

"Pentingnya melihat pembangunan dari perspektif adat dan budaya lokal dan keberadaan 10 kampung adat di Kota Jayapura harus menjadi bagian penting dalam setiap kebijakan maupun kegiatan strategis yang dilaksanakan di Papua," katanya.

Dia menambahkan Papua membutuhkan pembangunan yang tidak hanya cepat tetapi juga tepat, tidak hanya modern tetapi identitas juga berakar pada identitas budaya dan penghormatan terhadap manusia Papua.

"Kami ingin Papua maju tanpa kehilangan jati dirinya, kami ingin masyarakat adat menjadi subjek utama pembangunan dan kami ingin generasi muda Papua jadi generasi unggul, kreatif dan inovatif," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026