
Pertamina Patra Niaga sesuaikan harga BBM nonsubsidi mulai 1 Juni di Papua

Jayapura (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bakal melakukan penyesuaian harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku efektif mulai 1 Juni 2026 sebagai bagian dari kebijakan penyesuaian harga berkala.
Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Ispiani Abbas, di Jayapura, Senin, mengatakan penyesuaian harga dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika harga energi global serta ketentuan pemerintah terkait formula harga BBM nonsubsidi.
"Kebijakan tersebut mencakup penurunan harga BBM jenis diesel, yakni Dexlite dan Pertamina Dex, serta penyesuaian harga bensin Pertamax Turbo," katanya.
Menurut Ispiani, harga Dexlite yang sebelumnya Rp26.600 per liter turun menjadi Rp23.500 per liter, sedangkan Pertamina Dex dari Rp28.500 per liter menjadi Rp25.350 per liter.
"Sementara itu, harga Pertamax tetap berada pada level Rp12.600 per liter dan tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya," ujarnya.
Dia menjelaskan untuk Pertamax Turbo terjadi penyesuaian harga dari Rp20.350 per liter menjadi Rp21.200 per liter yang berlaku di seluruh wilayah Papua dan Maluku,
"Harga tersebut berlaku untuk seluruh provinsi di Papua dan Maluku dengan perhitungan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 7,5 persen," katanya lagi.
Dia menambahkan pihaknya bakal terus berupaya menghadirkan produk energi berkualitas dengan harga yang kompetitif sekaligus memperhatikan kebutuhan masyarakat dan sektor usaha.
"Selain itu, kami terus memastikan ketersediaan pasokan BBM di seluruh jaringan SPBU tetap terjaga guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah Papua dan Maluku," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
