Logo Header Antaranews Papua

PLN bersama BPS berhasil verifikasi 107.738 pelanggan listrik di Tanah Papua

Rabu, 3 Juni 2026 15:57 WIB
Image Print
Petugas PLN sedang melakukan verifikasi data pelanggan pada Kabupaten Merauke menggunakan aplikasi FASIH milik BPS di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. (ANTARA/HO- PLN Papua)

Jayapura (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) berhasil memverifikasi sebanyak 107.738 pelanggan rumah tangga di wilayah setempat guna mendukung penguatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur di Jayapura, Selasa, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi yang baik antara PLN dan BPS dalam mendukung penguatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi dasar perumusan berbagai kebijakan pemerintah.

"Jadi dari total target 849.286 pelanggan rumah tangga pelanggan, kami bersama BPS berhasil mendata 107.738 pelanggan di mana langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman tingkat nasional untuk memperkuat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)," katanya.

Menurut Robert, dalam pelaksanaannya tersebut pihaknya menyediakan data pelanggan listrik, sedangkan BPS mendukung penuh dari sisi metodologi, instrumen pendataan, hingga pengolahan hasil ground check.

"Keberhasilan memverifikasi 107.738 pelanggan rumah tangga ini menjadi wujud nyata bahwa instruksi pusat mampu dieksekusi secara terukur," ujarnya.

Dia menjelaskan karena progres tersebut di Papua cukup sulit mengingat tantangan geografis yang luar biasa, namun ini bukti nyata dedikasi tim. Sehingga dengan sisa waktu yang ada pihaknya optimis proses verifikasi ini dapat tuntas seratus persen pada Agustus 2026.

"Melalui kolaborasi kelembagaan yang kuat, kami yakin perbaikan tata kelola data kelistrikan nasional dapat terwujud secara optimal dari hulu ke hilir. Data yang transparan dan valid dari seluruh pelosok Papua kelak menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan berbasis bukti," katanya lagi.

Sementara itu Plt. Kepala BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini mengatakan data yang akurat adalah fondasi kebijakan yang tepat sasaran, dan setiap langkah di lapangan adalah kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua.

"Untuk itu kami sangat berkomitmen mendukung kegiatan ini melalui penguatan metodologi, pelatihan instruktur, serta penyediaan fasilitas digital Flexible Authentically Survey in Harmony (FASIH)," katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026