
Pemkab Jayawijaya salurkan beras satu ton ke warga terdampak konflik suku

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan menyalurkan beras 1 ton ke warga terdampak konflik antarsuku di Kampung Logonoba, Distrik Wouma.
Penyaluran bantuan sosial itu secara langsung oleh Bupati Jayawijaya Atenius Murib didampingi pimpinan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jayawijaya.
Bupati Jayawijaya Atenius Murib dalam keterangan di Wamena, Rabu, mengatakan bantuan yang itu untuk membantu warga terdampak konflik antarsuku sehingga mereka memperoleh makanan yang baik.
“Kami memberikan bantuan sosial berupa berupa beras 1 ton, mi instan 30 karton, ikan kaleng dua karton dan minyak goreng dua karton kepada warga terdampak konflik antarsuku di Poskoh Utama Gereja GKI Elim, Kampung Logonoba, Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan,” katanya.
Menurut dia, rekonsiliasi pasca-konflik sosial tengah dilakukan oleh pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten serta dukungan langsung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Rekonsiliasi perdamaian telah berlangsung dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung proses tersebut sehingga seluruh aktivitas dapat berjalan dengan baik di Jayawijaya," ujarnya.
Dia mengimbau warga tak boleh lagi membawa alat perang dan tajam di dalam Kota Wamena guna mencegah tindak kriminalitas di daerah ini.
"Kami mengimbau kepada pemuda, tokoh-tokoh masyarakat yang masih membawa alat tajam, alat perang untuk tinggalkan di rumah karena perang sudah selesai," katanya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
