
Pemkab Jayapura perkuat digitalisasi bagi UMKM orang asli Papua

Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika setempat memperkuat digitalisasi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) orang asli Papua (OAP) dengan melakukan pendampingan literasi digital.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri di Sentani, Rabu, mengatakan pemerintah terus mendorong transformasi digital bagi pelaku UMKM orang asli Papua sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman penggunaan platform pemanfaatan OAPSHOP sebagai sarana pemasaran dan pengembangan usaha berbasis digital.
"Melalui kegiatan ini kami berharap UMKM orang asli Papua mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing produk, dan memperkuat ekonomi masyarakat," katanya.
Menurut Basri, melalui platform digital dapat mendorong pelaku usaha melengkapi profil usaha dan katalog produk serta memperluas penggunaan transaksi non tunai.
"Dan juga meningkatkan keaktifan pelaku usaha dalam ekosistem digital OAPSHOP," ujarnya.
Kepala Bidang Layanan e-government Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura Lambert Ortumilena mengatakan program pengembangan OAPSHOP dimulai sejak 2025 yang bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat asli Papua.
"Setelah diluncurkan kami melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan platform tersebut oleh pelaku usaha dan hasilnya diperlukan pendampingan berkelanjutan agar UMKM bisa mengoptimalkan aplikasi ini," katanya.
Dia menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk memastikan UMKM orang asli Papua tidak hanya memiliki akses terhadap teknologi digital tetapi juga mampu menggunakannya secara efektif dalam mendukung pengembangan usaha.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
