
Uncen dorong UMKM kelola abon bagi empat kabupaten di Papua Pegunungan

Wamena (ANTARA) - Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua melalui Pusat Studi Gender dan Anak mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pengelolaan abon bagi empat kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan.
Ketua Pusat Studi Gender dan Anak Uncen Jayapura Vince Tebai dalam keterangan di Wamena, Kamis, mengatakan pelatihan budi daya ikan air tawar hingga pengelolaan menjadi abon diberikan kepada warga di empat kabupaten di Papua Pegunungan.
“Kami memberikan perhatian dalam pengelolaan lanjutan ikan air tawar menjadi abon kepada Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Yahukimo, dan Nduga. Tentu harapan kami pengelolaan abon menjadi sumber pendapatan bagi mereka ketika UMKM dikelola secara baik,” katanya.
Ia menjelaskan kegiatan dilakukan Pusat Studi Gender dan Anak Uncen Jayapura itu dengan menggandeng pihak gereja sebagai mitra dalam pengembangan UMKM di Papua Pegunungan.
“Kami memilih gereja karena sangat komitmen dalam meningkatkan sumber daya manusia atau SDM dalam hal pemberdayaan warga jemaatnya untuk membudidayakan ikan air tawar, kemudian dapat diolah menjadi abon,” ujarnya.
Dia menjelaskan budi daya ikan air tawar sebagai baik, tetapi pihaknya menginginkan lebih daripada itu.
Dalam konsep ekonomi saat ini, katanya, segala objek harus dapat diolah menjadi produk UMKM yang memiliki nilai ekonomi.
“Untuk itulah kami dari Pusat Studi Gender dan Anak Uncen berkeinginan membina ibu-ibu gereja dari empat kabupaten di Papua Pegunungan untuk dapat mengolah ikan air tawar menjadi produk rumahan seperti abon, supaya mereka dapat penghasilan yang baik,” katanya.
Dia menambahkan perguruan tinggi memiliki tiga darma yang harus dijunjung tinggi di antaranya pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
“Untuk dukungan pemberdayaan masyarakat di Papua Pegunungan itu kami menjalankan fungsi tri darma perguruan tinggi pengabdian. Kami menginginkan kehadiran Uncen dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Papua khususnya pemberdayaan perempuan melalui UMKM,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
