
BRI salurkan KUR Rp735 miliar untuk 12.567 UMKM di Tanah Papua

Jayapura (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui Regional Office Jayapura mencatatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp735 miliar hingga Mei 2026, disalurkan kepada 12,567 debitur di Tanah Papua.
Regional Micro Banking Head BRI Region Jayapura I Wayan Mestera di Jayapura, Kamis, mengatakan berdasarkan data, penyaluran tersebut terdiri atas KUR Mikro sebesar Rp632 miliar kepada 12.187 debitur dan KUR Ritel sebesar Rp103 miliar kepada 380 debitur.
"Provinsi Papua menjadi wilayah dengan realisasi penyaluran terbesar dengan nilai sekitar Rp262 miliar, disusul Papua Tengah sebesar Rp149 miliar dan Papua Selatan sekitar Rp108 miliar," katanya usai pertemuan dengan media di Kota Jayapura, Papua, Kamis.
Menurut Mestera, Papua Barat mencatat penyaluran sekitar Rp101 miliar, Papua Barat Daya Rp96 miliar dan Papua Pegunungan sebesar Rp47 miliar.
"Pada 2025, kami mencatat realisasi penyaluran KUR mencapai Rp1,494 triliun kepada 27.209 debitur, yang menunjukkan tingginya kebutuhan akses permodalan bagi pelaku usaha di Papua," ujarnya.
Dia menjelaskan rata-rata penyaluran KUR di wilayah kerja tersebut di Tanah Papua yang mana didominasi oleh sektor perdagangan, jasa dan pertanian.
"Kami berharap para pelaku usaha di Tanah Papua dapat lebih memanfaatkan lagi program KUR dari pemerintah tersebut," katanya lagi.
Dia menambahkan dengan adanya capaian tersebut hal ini menunjukkan bahwa pembiayaan yang disalurkan telah diarahkan untuk mendukung aktivitas usaha yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian.
"Dengan pembiayaan yang memadai dan akses permodalan yang lebih mudah melalui KUR, maka para pelaku usaha di berbagai daerah di wilayah setempat pastinya memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kapasitas usahanya, membuka lapangan kerja dan memperkuat daya saing ekonomi daerah," ujarnya.
Dia menjelaskan ke depan pihaknya bakal terus memperluas akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas UMKM melalui berbagai program pemberdayaan.
"Upaya ini dilakukan agar pelaku usaha tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga mampu mengelola usaha secara lebih baik dan berkelanjutan,” katanya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
