
OJK Papua dorong penguatan sinergi untuk tingkatkan literasi pasar modal

Jayapura (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku industri jasa keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan literasi pasar modal di Papua.
Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Papua, Viktorinus Donny Vika Permana di Jayapura Jumat, mengatakan penguatan sinergi dengan berbagai pihak itu juga untuk mendorong perusahaan potensial di Papua melakukan penawaran umum perdana saham (IPO), serta memperluas jumlah investor guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
Dengan peningkatan literasi pasar modal, kata dia, maka akan turut memperkuat perlindungan bagi investor.
Dia menjelaskan saat ini sektor pasar modal masih menghadapi tantangan yang mana berupa rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat.
"Meski begitu investor tidak perlu khawatir untuk berinvestasi di pasar modal karena kami sebagai lembaga independen terus mengedepankan perlindungan konsumen dalam setiap aktivitas sektor jasa keuangan," katanya.
Adapun secara nasional, kata Viktorinus, perkembangan pasar modal Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif dengan jumlah investor yang telah mencapai lebih dari 26 juta per Mei 2026.
"Dan dari sisi emiten, Bursa Efek Indonesia juga mencatat pertumbuhan yang signifikan dengan jumlah perusahaan tercatat mencapai sekitar 956 emiten hingga 2025," katanya.
Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pendanaan untuk mendukung ekspansi dan pengembangan usaha.
"Lebih dari separuh investor tersebut berasal dari generasi muda berusia di bawah 30 tahun, yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal sebagai sarana investasi sekaligus sumber pembiayaan bagi dunia usaha," ujarnya.
Sebelumnya, OJK Papua menghadiri kegiatan Workshop Go Public 2026 yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia bertempat Kota Jayapura, Papua, Kamis (4/6).
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
