
Kaops sebut barang bukti yang ditemukan di Gereja Kingmi Sugapa bukan bom

Jayapura (ANTARA) - Kaops Damai Cartenz Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan barang bukti (BB) yang ditemukan di Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa Klasis Nabia, Kampung Sugapa Lama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, dipastikan bukan bom atau ranjau.
"Setelah dilakukan pengecekan dipastikan bila BB yang ditemukan di halaman Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa Klasis Nabia, Distrik Sugapa, merupakan bagian dari isi lonceng gereja yang terlepas dan jatuh," kata Kaops Damai Cartenz Irjen Pol Faizal Ramadhani di Jayapura, Jumat.
Untuk memastikan benda yang sebelumnya diduga bom atau ranjau, kata dia, telah dilakukan verifikasi lapangan, serta pengecekan oleh unsur Pemda Intan Jaya bersama petugas keamanan mengingat sempat viral .
Satgas Operasi Damai Cartenz berkoordinasi dengan Pemda Intan Jaya untuk memastikan informasi sekaligus mencegah munculnya keresahan publik.
Dalam pertemuan yang dihadiri Wakil Bupati Intan Jaya Elias Igapa, kata Faizal, terungkap benda yang sempat diduga bom atau ranjau itu dipastikan merupakan bagian dari isi lonceng gereja yang terlepas dan jatuh.
Salah seorang perwakilan Pemda Intan Jaya, Yohakim Mujiaju, menyatakan informasi mengenai dugaan bom atau ranjau di gereja itu tidak benar, setelah dilakukan pengecekan.
“Hasil pengecekan di lokasi igu menunjukkan bahwa benda yang sempat viral dan diduga sebagai bom merupakan bagian dari isi lonceng gereja.
"Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi karena itulah penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat memicu keresahan publik dan berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk menciptakan situasi yang tidak kondusif," kata Kaops Damai Cartenz Irjen Pol Faizal Ramadhani.
Pewarta : Evarukdijati
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
