Logo Header Antaranews Papua

Pemkab Tolikara dorong pelestarian budaya melalui Festival Etnik Religi

Senin, 8 Juni 2026 10:16 WIB
Image Print
Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Manusia Setda Kabupaten Tolikara Imanuel Gurik diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara, Papua Pegunungan mendorong pelestarian budaya di daerah setempat melalui Festival Etnik Religi (FER) yang dijadwalkan digelar pada 11-13 Agustus 2026.

Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Manusia Setda Kabupaten Tolikara Imanuel Gurik dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu, mengatakan pelaksanaan FER adalah yang pertama di Kabupaten Tolikara.

"Kami baru menggelar kegiatan festival pertama di Tolikara untuk mendorong kelestarian adat istiadat dan budaya setempat sehingga keberadaannya tetap lestari di masa kini hingga mendatang," katanya.

Dia mengatakan FER menjadi strategi Pemkab Tolikara dalam membantu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2026.

"Kami optimistis FER bisa menjadi cara untuk membantu meningkatkan PAD bagi Kabupaten Tolikara pada tahun ini. Kegiatan budaya yang dikemas baik maka akan mendatangkan banyak wisatawan ke daerah ini sehingga dapat meningkatkan PAD," ujarnya.

Dia menjelaskan PAD Kabupaten Tolikara pada tahun 2025 sebesar Rp18,07 miliar dan berhasil melampaui target yang hanya Rp12 miliar.

"Kami bersyukur PAD tahun lalu melebihi target, tanpa adanya festival budaya. Maka tahun ini kami berharap dengan FER maka jumlah PAD dapat lebih meningkat," katanya.

Dia menambahkan waktu pelaksanaan FER juga diintegrasikan dengan kegiatan budaya lain yang lebih dulu ada di Tanah Papua.

"Kami menyesuaikan pelaksanaan FER pada 11-13 Agustus untuk menyelaraskan kegiatan budaya lain seperti Festival Danau Sentani (FDS) 3-5 Agustus dan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 7-9 Agustus. Kami berharap wisatawan yang datang ke FDS dan FBLB dapat melanjutkan ke FER di Kabupaten Tolikara," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026